Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.con-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten siap dan optimis jadi tuan rumah gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON).
Pj Gubernur Banten A Damenta mengatakan, dengan menjadi tuan rumah PON, dapat memiliki dampak positif terutama dalam meningkatkan sektor perekonomian dan UMKM.
"Kita ingin potensi semua daerah bisa dioptimalkan," Kata A Damenta usai menerima Audiensi Ketua KONI Banten dan jajarannya di ruang rapat kantor Gubernur Banten, Senin 3 Februari 2025.
Maka dari itu, A Damenta meminta agar sejumlah venue yang akan digunakan nantinya harus merata di seluruh daerah. "Sehingga sebaran perputaran ekonominya juga merata tidak hanya fokus pada daerah perkotaan saja,” ujarnya.
Menjelang pelaksanaan PON, A Damenta juga mengimbau agar berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Banten harus segera dikembangkan, agar pada saat pelaksanaannya nanti bisa menjadi daya tarik bagi para tamu.
Selain itu, A Damenta juga mengingatkan agar berbagai infrastruktur penunjang pelaksanaan PON nanti bisa segera dilengkapi, terutama infrastruktur yang akan dijadikan venue.
“Itu juga harus dipetakan, cabang olahraga (cabor) apa saja yang akan dilaksanakan di Provinsi Banten setelah sudah ada kepastian, bisa kita lakukan perbaikan agar sesuai standar. Itu bisa menggunakan APBD maupun APBN,” jelasnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani menambahkan, meskipun pelaksanaan PON ke-23 baru dilaksanakan pada tahun 2032, namun untuk pendaftaran sebagai tuan rumah dilakukan sekitar bulan Juni-Juli 2025.
“Setelah daftar nanti kita ikut Bidding. Adapun untuk penentuan pemilihan tuan rumahnya akan dilakukan melalui pemilihan oleh perwakilan Koni seluruh daerah, di Indonesia,” ujarnya.
Dikatakan Syaukani, selain Provinsi Banten-Lampung, daerah lain yang direncanakan akan mengikuti bidding tuan rumah PON ke-23 yaitu Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Barat (Sulbar).
Namun demikian, Syaukani optimis, jika melihat kemudahan aksesibilitas dan fasilitas, Banten dan Lampung lebih memadai.
“Kita mempunyai aksesibilitas yang bagus, baik darat, laut maupun udara. Begitu juga dengan infrastruktur venuenya. Semua Cabor yang akan dipertandingkan kita sudah siap,” jelasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSebanyak 2.458 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten diproyeksikan memasuki masa pensiun hingga 2031. Tenaga pengajar menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dalam proyeksi tersebut.
Seorang petugas dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengalami cedera saat penggerebekan tempat pemalsuan uang di sebuah gudang kawasan industri Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat 21 Agustus 2026, lalu.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan Kidon Ginting, 58, sebagai tersangka dalam dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews