Connect With Us

Bakal Tingkatkan Ekonomi dan UMKM, Banten Siap Jadi Tuan Rumah PON XXIII 2032

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Februari 2025 | 18:35

Pj Gubernur Banten A Damenta saat menerima Audiensi Ketua KONI Banten di ruang rapat kantor Gubernur Banten, Senin 3 Februari 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.con-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten siap dan optimis jadi tuan rumah gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pj Gubernur Banten A Damenta mengatakan, dengan menjadi tuan rumah PON, dapat memiliki dampak positif terutama dalam meningkatkan sektor perekonomian dan UMKM. 

"Kita ingin potensi semua daerah bisa dioptimalkan," Kata A Damenta usai menerima Audiensi Ketua KONI Banten dan jajarannya di ruang rapat kantor Gubernur Banten, Senin 3 Februari 2025.

Maka dari itu, A Damenta meminta agar sejumlah venue yang akan digunakan nantinya harus merata di seluruh daerah. "Sehingga sebaran perputaran ekonominya juga merata tidak hanya fokus pada daerah perkotaan saja,” ujarnya.

Menjelang pelaksanaan PON, A Damenta juga mengimbau agar berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Banten harus segera dikembangkan, agar pada saat pelaksanaannya nanti bisa menjadi daya tarik bagi para tamu.

Selain itu, A Damenta juga mengingatkan agar berbagai infrastruktur penunjang pelaksanaan PON nanti bisa segera dilengkapi, terutama infrastruktur yang akan dijadikan venue.  

“Itu juga harus dipetakan, cabang olahraga (cabor) apa saja yang akan dilaksanakan di Provinsi Banten setelah sudah ada kepastian, bisa kita lakukan perbaikan agar sesuai standar. Itu bisa menggunakan APBD maupun APBN,” jelasnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani menambahkan, meskipun pelaksanaan PON ke-23 baru dilaksanakan pada tahun 2032, namun untuk pendaftaran sebagai tuan rumah dilakukan sekitar bulan Juni-Juli 2025.

“Setelah daftar nanti kita ikut Bidding. Adapun untuk penentuan pemilihan tuan rumahnya akan dilakukan melalui pemilihan oleh perwakilan Koni seluruh daerah, di Indonesia,” ujarnya.

Dikatakan Syaukani, selain Provinsi Banten-Lampung, daerah lain yang direncanakan akan mengikuti bidding tuan rumah PON ke-23 yaitu Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Namun demikian, Syaukani optimis, jika melihat kemudahan aksesibilitas dan fasilitas, Banten dan Lampung lebih memadai.

“Kita mempunyai aksesibilitas yang bagus, baik darat, laut maupun udara. Begitu juga dengan infrastruktur venuenya. Semua Cabor yang akan dipertandingkan kita sudah siap,” jelasnya.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill