Connect With Us

Atut Janji Naikkan Kesejahteraan Guru PAUD

| Jumat, 22 Juli 2011 | 19:13

Atut bersama seorang guru PAUD ( / )

PANDEGLANG - Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah bertekad meningkatkan kesejahteraan para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), salah satunya dengan memperjuangkan jumlah kuota guru PAUD mengikuti program sertifikasi.

"Guru PAUD memiliki peran dan posisi yang sangat strategis dalam pembangunan pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas di masa akan datang. Para guru PAUD juga harus perlu mendapat perhatian," kata Gubernur Banten saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Rabu (20/07/2011).

Ratu Atut menjelaskan, berdasarkan konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang hak asasi anak-anak, salah satunya adalah hak mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu. Di sinilah para guru PAUD memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia sedini mungkin dengan harapan dapat berperan besar dalam pembangunan bangsa, khususnya Banten di masa akan datang.

Oleh sebab itu, tidaklah berlebihan apabila kesejahteraan para guru PAUD perlu mendapatkan perhatian seperti yang sudah diberikan kepada guru TK, SD, SMP dan SMA.

"Saya ingin menghapus moto bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Moto itu sudah tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini, sehingga ke depan guru adalah pahlawan dengan tanda jasa. Saya akan berjuang agar guru-guru di Banten dapat terus ditingkatkan. Oleh sebab itu, saya mengimbau kepada guru yang belum memiliki gelar S1 harus kuliah lagi, karena gelar tersebut merupakan syarat mutlak untuk mendapatkan sertifikasi," tutur Ratu Atut.

Di Kecamatan Cipeucang saat ini terdapat 346 guru dengan 192 guru di antaranya sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil dan 58 guru sudah memiliki sertifikasi. Sementara yang sudah memiliki gelar pendidikan S1 berjumlah 160 guru atau sekitar 46,2% dari jumlah guru. Ratu Atut mengimbau kepada seluruh guru yang belum memiliki gelar pendidikan S1 agar kuliah lagi, dengan target seluruh guru di Banten dan khsususnya di Kecamatan Cipeucang sudah sarjana semua pada 2014. Sementara Pemprov Banten akan terus berjuang mendapatkan kuota sebanyak mungkin sertifikasi dari Pemerintah Pusat.

Ratu Atut juga tak luput memperhatikan kondisi para murid yang rumahnya belum mendapatkan aliran listrik. Pemprov Banten melalui program Listrik Pedesaan mengucurkan dana untuk mengalirkan listrik secara cuma-cuma kepada 285 rumah dari 6 desa di Kecamatan Cipeucang. "Ibu ingin anak-anak di Cipeucang dapat belajar di rumah lebih nyaman dan semakin rajin, setelah rumahnya mendapat aliran listrik," kata Ratu Atut, disambut tepuk tangan para pelajar SD, SMP dan SMA yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara menanggapi laporan dari PNPM Mandiri Pedesaan, di mana tingkat pengembalian dana pinjaman Simpan Pinjam Perempuan yang baru sebesar 69,75% dari total dana yang disalurkan yaitu Rp 1,384 milyar lebih, Ratu Atut mengimbau agar dapat terus ditingkatkan hingga melebihi 80%.

Menurutnya, jika tingkat pengembalian bisa melebihi 80% maka kondisi keuangan SPP bisa dikatakan sehat dan dapat menyalurkan kembali pinjaman pada program berikutnya. (FUA)

KOTA TANGERANG
Biaya Rekonstruksi Jalan Strategis di Kota Tangerang Capai Rp69 Miliar

Biaya Rekonstruksi Jalan Strategis di Kota Tangerang Capai Rp69 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 | 15:05

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya mempertahankan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya agar tetap berada di atas angka 93 persen sepanjang periode 2026 hingga 2027.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill