Connect With Us

Dinilai Gagal Kerjakan Proyek Strategis, PMII Tuntut Gubernur Banten Terpilih Audit Dinas PUPR

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Februari 2025 | 22:26

Ketua PKC PMII Banten Samsul Hadi. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Banten mengkritik kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, karena lambatnya pengerjaan sejumlah Proyek Strategis Daerah (PSD).

PMII pun menuntut Gubernur Banten terpilih Andra Soni, ketika telah dilantik nanti melakukan audit terhadap Dinas PUPR Banten.

Wakil Sekretaris II PKC PMII Banten Ili Sadeli mengatakan pihaknya menilai Dinas PUPR Banten telah gagal dan lalai dalam menjalankan tugasnya mengerjakan PSD lantaran telah molor dari target.

Seperti pengerjaan gedung Bank Banten yang harusnya selesai di akhir tahun 2024, akan tetapi sampai 2025 pekerjaan tersebut masih belum selesai.

"Lambatnya pembangunan gedung Bank Banten yang memakan anggaran Rp22,6 miliar ini menyebabkan keterlambatan operasi Bank Banten dan makin mencerminkan kebobrokan kinerja Kepala Dinas PUPR Banten Arlan," tegasnya, Senin 3 Februari 2025.

Tak hanya itu, proyek lainnya seperti pembangunan ruas Jalan Sumur-Taman Jaya, yang memakan anggaran sebesar Rp87,865 miliar juga banyak ditemukan permasalahan di lapangan.

Dikerjakan sepanjang 12,27 kilometer, tapi sampai saat ini masih belum selesai dan sarat akan masalah.

"Ini memperbanyak catatan buruk kepala Dinas PUPR Banten dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan bahkan pembinaan terhadap pembangunan di daerah," tandasnya.

Beberapa catatan di atas adalah salah satu dari sekian banyaknya kegagalan Arlan dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

"Kami menuntut lakukan audit kepada kepala Dinas PUPR soal laporan harta kekayaannya, karena diduga selama menjabat banyak melakukan monopoli proyek dengan pengusaha-pengusaha yang berakibat banyak kerugian pada APBD Banten," desak Sadeli.

Sementara itu, Samsul Hadi, Ketua PKC PMII Banten menambahkan lambatnya pengerjaan sejumlah proyek tersebut menandakan ketidakmampuan Arlan sebagai Kepala Dinas PUPR Banten dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

"Maka ini menjadi catatan evaluasi untuk gubernur yang akan dilantik agar mengevaluasi serta mencopot kepala dinas, jangan sampai jadi kepala dinas lagi, lebih baik kasih yang lebih kompeten," tutupnya.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Kanker Payudara Stadium Lanjut Bukan Akhir Segalanya, Simak Terapi Modern Fokus Kendalikan Sel

Kanker Payudara Stadium Lanjut Bukan Akhir Segalanya, Simak Terapi Modern Fokus Kendalikan Sel

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05

Mendengar diagnosis kanker payudara stadium lanjut kerap memicu kepanikan, rasa sedih, hingga perasaan putus asa pada pasien dan keluarga. Kondisi ini sering kali dianggap sebagai garis akhir karena penyakit dinilai sudah sulit disembuhkan.

KOTA TANGERANG
Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Pemkot Tangerang Buka Ruang Ekspresi Lewat Muda-Mudi Fest

Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Pemkot Tangerang Buka Ruang Ekspresi Lewat Muda-Mudi Fest

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:28

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran strategis generasi muda guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill