Connect With Us

14 Pelaku Pencabulan di Serang Banten Ditangkap, Korbannya Usia 6 sampai 16 Tahun

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 25 Juni 2025 | 19:09

Polres Serang, Banten menangkap 14 pelaku pencabulan anak di bawah umur, Selasa 24 Juni 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 14 pelaku pencabulan di sejumlah lokasi wilayah Kabupaten Serang, Provinsi Banten ditangkap jajaran Polres setempat. 

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan para pelaku ditangkap dari hasil operasi selama satu pekan, dengan sasaran tindak pidana pencabulan dan kekerasan terhadap anak di bawah umur.

Para tersangka berinisial HW, KO, US, MF, FK, AR, HS, HU, MA, FIS, AJ, SP, dan HE.

"Ada 14 tersangka yang kita tangkap, satu masih dalam pemeriksaan, lainnya sudah kita limpahkan ke Kejaksaan," ujarnya, Selasa 25 Juni 2025.

Menurut Condro, modus para pelaku melakukan aksinya dengan mengiming-imingi para korban. Sebab, pelaku kebanyakan merupakan orang dekat yang dianggap dipercaya oleh korbannya.

"Pelaku statusnya ada pengajar yakni guru pendamping di kegiatan pramuka, ada orang terdekat dan ada juga teman korban sendiri. Jadi kita imbau para orang orang tua turut mengawasi putra putrinya," ungkapnya.

Yang lebih membuat miris, korbannya ada yang masih berusia 6 tahun. Sedangkan yang paling besar usia 16 tahun.

"Tersangka 14 orang berusia antara 20 tahun hingga 54 tahun, sedangkan korban berjumlah 20 orang berusia 6 tahun hingga 16 tahun," kata Condro seperti dilansir dari Antaranews.

Dalam pengungkapan kasus pelecehan dan kekerasan seksual anak, Condro mengaku kerap mengalami kendala. Seperti jarak antara peristiwa dan pelaporan yang terlalu lama.

"Misalnya kejadian bulan Januari, baru dilaporkan 6 bulan atau setahun kemudian. Kadang-kadang pihak korban ada minta uang pengganti, tapi penggantinya tidak sesuai atau tidak ada kesepakatan, akhirnya baru melapor.  Saya imbau masyarakat harusnya melapor dulu, sehingga kita bisa dengan cepat menangani kasus ini," tegasnya.

Condro menegaskan ke-14 tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2 Jo Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya paling singkat 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," katanya.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

SPORT
Arena Hockey Bakal Dibangun di Kota Tangerang pada 2027

Arena Hockey Bakal Dibangun di Kota Tangerang pada 2027

Senin, 24 Agustus 2026 | 10:40

Kota Tangerang kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional dengan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 yang diikuti oleh atlet-atlet dari 12 provinsi di GOR Nambo.

KOTA TANGERANG
Tanggapi Fenomena Sarjana Nganggur, Kadisnaker Kota Tangerang: Ijazah Saja Tidak Cukup!

Tanggapi Fenomena Sarjana Nganggur, Kadisnaker Kota Tangerang: Ijazah Saja Tidak Cukup!

Senin, 24 Agustus 2026 | 19:48

Fenomena pengangguran sarjana menjadi sorotan banyak pihak. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan memberikan pandangan mendalam mengenai akar permasalahan ini.

PROPERTI
Bukti Kepercayaan Konsumen, Sinar Mas Land Borong 4 Gelar Sekaligus di Golden Property Awards 2026

Bukti Kepercayaan Konsumen, Sinar Mas Land Borong 4 Gelar Sekaligus di Golden Property Awards 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 00:23

Sinar Mas Land kembali menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Golden Property Awards (GPA) People's Choice 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill