Connect With Us

Bethsaida Hospital Serang Beberkan Rahasia Cegah Penyakit Serius 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 16 September 2025 | 16:38

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com- Banyak orang merasa tidak ingin berurusan dokter maupun tenaga kesehatan lantaran merasa sehat. Padahal, tubuh yang terasa sehat bisa saja terserang penyakit yang jika dibiarkan akan menjadi serius.

Misalnya saja, hipertensi, diabetes, penyakit jantung, hingga kanker, merupakan beberapa jenis penyakit yang tidak menunjukkan tanda-tanda awal. Penyakit-penyakit itu terdeteksi biasanya saat kondisi sudah serius, sehingga butuh penanganan lebih sulit dan biaya lebih besar.

Menanggapi fenomena ini, Dokter Medical Check Up Bethsaida Hospital Serang dr. Febri Rizkiana menjelaskan cara agar terhindar dari penyakit serius, yakni dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin atau Medical Check Up (MCU).

Sebab, kata dr. Febri, dengan MCU masyarakat bisa mengetahui kondisi tubuh, menemukan kelainan sejak awal, dan segera melakukan langkah penanganan.

“MCU bukan hanya mencari penyakit, tetapi juga menilai apakah tubuh berada dalam kondisi optimal. Bahkan bila hasilnya normal, itu menjadi dasar penting untuk merencanakan pola hidup sehat ke depan,“ ujarnya.

Pemeriksaan yang dilakukan dalam MCU cukup beragam. Mulai dari pemeriksaan fisik, tes laboratorium darah dan urin, hingga radiologi seperti rontgen dan USG. 

Pada tahapan tertentu, juga dilakukan audiometri untuk mengecek pendengaran, spirometri untuk fungsi paru, serta pemeriksaan jantung berupa EKG, treadmill test, hingga CT Calcium Score guna memprediksi risiko serangan jantung.

Untuk kelompok usia lebih tinggi, MCU biasanya dilengkapi pemeriksaan fungsi hati, ginjal, kadar gula darah, kolesterol, hingga skrining kanker. 

Hasil ini akan menjadi rujukan penting bagi dokter maupun pasien dalam menentukan langkah pencegahan.

“Banyak pasien datang ke hospital setelah gejala muncul, padahal pada tahap itu penyakit sudah berkembang. Dengan MCU, risiko ini bisa ditekan dan prognosis (peluang kesembuhan/pemulihan) akan semakin baik. Prinsipnya, lebih baik mencegah daripada mengobati,” tambah dr. Febri.

Pemeriksaan ini disarankan bagi semua kelompok usia. Bagi yang masih muda, MCU cukup dilakukan dua tahun sekali. Sementara di usia produktif sekitar 30–40 tahun, pemeriksaan rutin setahun sekali lebih dianjurkan, terlebih jika memiliki faktor risiko seperti obesitas, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi.

Memasuki usia 40 tahun ke atas, MCU wajib dilakukan setiap tahun. Selain itu, individu dengan riwayat keluarga penyakit degeneratif maupun gaya hidup yang sibuk dan stres tinggi juga lebih dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan berkala.

Tidak hanya untuk perorangan, perusahaan juga diwajibkan memastikan kesehatan para pekerjanya melalui MCU. 

Pemeriksaan dilakukan sebelum karyawan mulai bekerja, secara berkala minimal setahun sekali, hingga pemeriksaan khusus sesuai jenis pekerjaan. 

Hal ini bertujuan menjaga kesehatan, mencegah risiko penyakit akibat kerja, sekaligus memastikan keselamatan kerja.

Sementara itu, Direktur Bethsaida Hospital Serang dr. Tirtamulya menambahkan, rumah sakit yang dipimpinnya itu menyediakan layanan Medical Check Up dengan fasilitas lengkap, mulai dari laboratorium, radiologi, hingga dukungan dokter spesialis okupasi yang berpengalaman.

“Deteksi dini melalui Medical Check Up dapat membantu pasien mengetahui kondisi kesehatannya lebih cepat sehingga langkah pencegahan maupun pengobatan bisa dilakukan lebih tepat,” pungkas dr. Tirtamulya.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

WISATA
47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

Kamis, 2 April 2026 | 16:47

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

KAB. TANGERANG
APBD Aman, Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Pemecatan P3K Imbas UU HKPD

APBD Aman, Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Pemecatan P3K Imbas UU HKPD

Rabu, 8 April 2026 | 21:01

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan Undang-undang (UU) No 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) tidak berdampak pada pegawai di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill