Connect With Us

Warga Baduy Diminta Tidak Berjualan Madu ke Jakarta Usai Kasus Pembegalan

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 27 November 2025 | 10:46

Gubernur Banten Andra Soni menjenguk Revan, 16, warga Baduy Dalam, Banten, yang menjadi korban perampokan dan kekerasan di Jakarta. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Warga Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten diminta menahan diri untuk tidak terlebih dahulu berjualan madu ke Jakarta setelah kasus pembegalan yang menimpa warga Baduy Dalam, Revan, 16.

Sekretaris Desa Kanekes Kabupaten Lebak, Medi, mengatakan, imbauan tersebut berlaku sementara waktu sambil menunggu situasi kembali aman. 

"Kami meminta pada warga untuk sementara berjualan madu di sekitar wilayah Banten saja," ujar Medi dikutip dari CNN Indonesia, Kamis, 27 November 2025.

Medi menyampaikan, ke depan warga yang tetap memilih berdagang ke Jakarta akan diminta untuk bepergian secara berkelompok. Tujuannya agar meminimalkan risiko ketika berada di perjalanan, terutama di wilayah yang rawan kejahatan.

Lebih lanjut, pedagang juga diminta tidak melakukan perjalanan pada malam hingga dini hari karena dianggap lebih berbahaya. 

Menurut dia, potensi tindak kejahatan pada waktu tersebut dua kali lebih besar dibandingkan siang hari. 

"Kami berharap kasus yang menimpa Repan tidak terjadi lagi pada warga Baduy yang berjualan madu," kata Medi menambahkan.

Seperti diketahui, Revan, yang menjadi korban pembegalan di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Minggu, 26 Oktober 2025, saat ini dilaporkan sudah kembali ke Kampung Cikeusik di kawasan Baduy Dalam.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill