Connect With Us

Ombudsman Banten Sorot Kerusakan Jalan Raya Pasar Kemis hingga Makan Korban Jiwa

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 24 Februari 2026 | 21:13

Kondisi Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin 16 Februari 2026, malam. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Insiden kecelakaan yang berkali-kali terjadi hingga memakan korban jiwa di Jalan Raya Pasar Kemis mendapatkan sorotan dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Banten.

‎Sebab, kerusakan berupa lubang di sejumlah titik jalan disinyalir menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yang berakhir mengenaskan.

‎Kepala Perwakilan Ombudsman RI Banten Fadli Afriadi menegaskan pemerintah mempunyai tanggung jawab hukum untuk memfasilitasi infrastruktur jalan yang aman dan layak untuk digunakan masyarakat.

‎"Tanggung jawab itu berada pada pemerintah kabupaten, provinsi, atau pusat, sesuai dengan status jalan dan kewenangan pengelolaannya," tegasnya, Selasa 24 Februari 2026.

‎Menurut Fadli, kerusakan jalan yang mengakibatkan kerugian, baik secara materiil maupun nonmateriil, meunculkan indikasi adanya maladministrasi dalam pelaksanaan pelayanan publik.

‎Maladministrasi dapat muncul dalam bentuk kelalaian maupun pengabaian terhadap kewajiban hukum oleh penyelenggara negara.

‎“Jika memang ada kewajiban pemerintah untuk menjaga kondisi jalan tetap aman dan layak, namun kewajiban itu diabaikan hingga menimbulkan kerugian, maka ada potensi maladministrasi,” ujarnya.

‎Fadli menuturkan, curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem memang menjadi tantangan di sejumlah daerah.

‎Kondisi tersebut dapat menyebabkan jalan menjadi berlubang dikarenakan genangan air dan sistem drainase yang kurang maksimal.

"‎Meskipun begitu, pemerintah tidak dapat menjadikan faktor cuaca sebagai alasan dan mengesampingkan kewajiban dalam melakukan penanganan cepat," tukasnya.

‎Fadli menegaskan, pemerintah daerah perlu melakukan penanganan darurat guna mencegah bertambahnya korban. 

Perbaikan sementara seperti penambalan dapat menjadi upaya jangka pendek selama musim hujan masih berlangsung.

‎“Yang utama adalah keselamatan masyarakat. Lubang yang berpotensi membahayakan harus segera ditutup, terlebih pada titik yang sudah menelan korban jiwa, itu harus diprioritaskan,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Fadli meminta pemerintah tidak hanya melakukan tambal sulam saja. Pemerintah daerah dianggap perlu menyusun strategi jangka panjang, termasuk opsi perbaikan secara menyeluruh serta penataan sistem drainase, agar kerusakan tidak terus terulang.

KAB. TANGERANG
62 Bangli di Bantaran Sungai Cirarab Tangerang Dibongkar untuk Mitigasi Banjir

62 Bangli di Bantaran Sungai Cirarab Tangerang Dibongkar untuk Mitigasi Banjir

Senin, 13 April 2026 | 17:31

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai melakukan pembongkaran pada 62 bangunan liar (bangli) yang berada di bantaran Sungai Cirarab, kawasan Kecamatan Pasar Kemis dan Kecamatan Sepatan.

PROPERTI
2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

Selasa, 7 April 2026 | 15:17

LippoLand resmi meluncurkan dua produk komersial terbarunya di Park Serpong yakni THE HIVE TERAZA @ ParkHills Boulevard dan SOHO TREETOPS @ ParkView Drive.

TEKNO
Game Online Dominasi Trafik Internet Telkomsel di Banten saat Momen RAFI 2026

Game Online Dominasi Trafik Internet Telkomsel di Banten saat Momen RAFI 2026

Minggu, 12 April 2026 | 16:48

Telkomsel mencatat lonjakan aktivitas digital yang luar biasa pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 H tahun 2026.

BISNIS
Jual Emas Indonesia Hadir di Pasar Lama, Tawarkan Harga Buyback Tinggi hingga Terima Emas Rusak

Jual Emas Indonesia Hadir di Pasar Lama, Tawarkan Harga Buyback Tinggi hingga Terima Emas Rusak

Jumat, 10 April 2026 | 22:49

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai, Jual Emas Indonesia hadir dan membuka cabang terbaru di Pasar Lama, Kota Tangerang, pada Jumat 10 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill