Connect With Us

Permintaan Terompet Melonjak 3 Kali Lipat

Keating | Minggu, 28 Desember 2014 | 19:38

Pengrajin Terompet (Keating / TangerangNews)



TANGSEL-Kesibukan Pengrajin terompet di kampung Priyang, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan jelang pergantian tahun baru 2015 mulai terasa pada Minggu (28/12) siang.  Kesibukan terlihat di salah satu sudut petak kontrakan pengrajin musiman. Mereka terpaksa bekerja ekstra keras demi terpenuhinya order dari pedagang yang siap memasarkan.

‪Salah seorang pengrajin terompet Purwanto (37) yang bekerja dibantu istri, Sulastri mengatakan, dalam sehari dia bisa menghasilkan 200 terompet. “Itu pun karena saya cuma dibantu sama istri," ujarnya.

Hampir seharian penuh bapak dua anak ini, memotong, mengelem dan menghias ribuan terompet beraneka bentuk yang siap diedarkan di pasaran. Menurut Purwanto, pemesan tak hanya datang dari wilayah Tangerang saja, melainkan ada juga permintaan dari daerah lainnya.

‪"Banyak juga yang mesen dari Jabodetabek dan daerah Purwokerto, Jawa Tengah," terang pria yang akrab dipanggil Bang Jambrong itu. Dia mengaku kebanyakan pemesan merupakan langganan yang biasa ia penuhi setiap tahunnya.

‪Pria yang biasanya berjualan makanan di Sekolah Dasar itu mengaku telah menggeluti bisnis terompet itu sejak tahun 2000-an. Dia mengungkapkan selalu kebanjiran order terompet,  sehingga gerobak makanannya didiamkan untuk sementara karena hasil membuat terompet, sangat menggiurkan.

‪Pria asal Mojokerto, Jawa Timur itu mengungkapkan hanya membuat terompet menjelang tahun baru saja.
 "Biasanya sebulan sebelum tahun baru kita mulai membuat terompet. Sementara keseharian ya jualan makanan di sekolah aja," tambahnya.


 
OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill