Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Aplikasi chatting Line meluncurkan Line Bank di Indonesia yang berkolaborasi dengan PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank Hana) dan Line Financial Asia.
Dengan dimulainya layanan pada 10 Juni lalu, Indonesia menjadi pasar ketiga di mana Line Bank beroperasi setelah di Thailand dan Taiwan.
Kerjasama strategis antara Bank Hana dan Line dimulai pada Oktober 2018, ketika Line Financial Asia mengakuisisi 20 persen kepemilikan Bank Hana melalui Perjanjian Penyertaan Modal.
“Kerjasama ini menjadi awal terbentuknya layanan perbankan digital asing pertama, yang merupakan hasil kolaborasi antara bank dengan perusahaan teknologi raksasa,” kata Jong Jin Park, Direktur Utama PT Bank KEB Hana Indonesia melalui siara persnya, Senin 14 Juni 2021.

Line Bank hadir di industri keuangan Indonesia untuk menyediakan layanan perbankan digital yang nyaman dan mudah digunakan.
Hal ini bisa terwujud dengan digabungkannya pengetahuan keuangan Hana Bank, dengan keahlian Line sebagai perusahaan teknologi terkemuka di Asia.
“Line Bank akan menyediakan berbagai produk keuangan dan layanan fintech yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingan nasabah kami,” jelas Jong Jin Park. (RAZ/RAC)
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGWakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews