KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Sambal merupakan sajian olahan kuliner dengan bahan dasar cabai. Umumnya, pembuatan sambal terbilang tidak terlalu sulit.
Namun berbeda dengan Robichah, warga Kecamatan Cipondoh. Wanita yang akrab disapa Tante Beky ini berhasil menyulap olahan sambal menjadi penghasilan dan meraup hingga puluhan juta rupiah.
Usaha bernama 'Aneka Sambal Dapur Tante Beky 77' asal Toko PKK Kecamatan Cipondoh milik Robichah ternyata amat digemari oleh para pelanggannya, hingga menembus pasar mancanegara.
Adapun produk yang dijualnya ialah sambal klotok khas Surabaya berbahan dasar ikan klotok asli Surabaya untuk memberikan memiliki cita rasa pedas, gurih, manis dan asin.
“Sebenarnya di sini (Kota Tangerang) ada ikan asin klotok, cuma saya enggak pakai karena rasanya berbeda dengan yang di Surabaya,” ungkapnya.
Robichah menyebut seluruh pembuatan sambal klotok miliknya masih menggunakan cara-cara tradisional.

Kendati demikian, sambal buatannya mampu terjual 300 botol dalam sepekan, sehingga jika dalam sebulan dapat terjual mencapai ribuan botol.
Lanjutnya, untuk satu botol Sambal Dapul Tante Beky 77 dibanderol dengan harga cukup murah, yakni mulai dari Rp30 ribu hingga Rp75 ribu
"Kalau modalnya sendiri, setiap produksi bisa habis Rp2 juta. Alhamdulillah omzetnya pun bisa mencapai puluhan juta dalam satu bulan," katanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews