Viral! Dua Pria Ngaku Petugas Bea Cukai Satroni Warung di Balaraja
Kamis, 7 Mei 2026 | 15:51
Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua pria mengaku sebagai petugas Bea Cukai mendatangi warung kelontong pada malam hari viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com—Kuliner pedas yang dilumuri sambal menjadi tren makanan saat ini. Bagi yang hobi menyantap makanan pedas, kini ada Warung Makan Sambar Cetar yang menyediakan makanan pembakar lidah.
Warung Makan Sambal Cetar yang berlokasi di Jalan Peusar Kidul RT 05/01, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang ini pedasnya tak usah diragukan.
"Jangan ragukan kepedasannya. Makan di sini pasti pedasnya cetar membahana," ujar Cahya, Owner Warung Makan Sambar Cetar saat berbincang-bincang dengan TangerangNews, Senin (23/9/2019).
Selain mulut panas sementara, makan di sini juga bikin tubuh keringatan. Sebab, sambalnya sangat pedas.

Cahya mengatakan, warung cetar ini menyediakan aneka menu makanan yang disantap dengan tambahan cabai.
Menu unggulannya adalah ayam penyet, ayam bakar, dan ayam kremes yang dibanderol dengan harga Rp15 ribu setiap potong.
Selain itu, menu lele penyet, lele bakar, lele kremes yang dibanderol dengan harga Rp10 ribu perekor pun tersedia di warung ini.

"Menu makanan yang disediakan sangat kekinian dan harganya juga terjangkau," kata Cahya.
Menurut Cahya, tersedia menu baru yang diluncurkan pada akhir bulan ini, yakni ayam cetar cabai ijo dan ayam dabu-dabu.
Cahya menuturkan, aneka tumis juga tersedia, unggulannya adalah cah kangkung dan toge yang dibanderol Rp7 ribu.

"Kami lengkapi juga dengan ragam lalapan dan aneka minuman," tutur Cahya.
Cahya menambahkan, Warung Makan Cetar sudah tersedia pemesanan melalui aplikasi GoFood dan juga menerima pemesanan untuk konsumsi acara.
"Pemesanan bisa menghubungi kontak; 081314826577," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua pria mengaku sebagai petugas Bea Cukai mendatangi warung kelontong pada malam hari viral di media sosial.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews