Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANG – Jagat hiburan sempat dikejutkan ketika Irwan Yusuf, yang notabene ayah artis Marshanda, digelandang petugas Pamong Praja untuk digelandang ke Satuan Panti Sosial Bina Insani (PSBI) Cipayung. Yusuf digelandang karena tengah melakukan aktivitas sebagai pengemis.
Akan tetapi, Marshanda tak mau mengakui kalau Irwan memang ayah yang telah dicari-carinya sejak lama. Marshanda bahkan menyempatkan diri mengunjungi ayahnya di panti, meski belum bisa bertemu langsung. Dia hanya menitipkan uang Rp100.000.
Irwan kemudian dijemput kakak dan pamannya dari panti. Dia akan dibawa ke dokter mata dan kulit. Menurut petugas PSBI, Danil, Irwan dijemput kakaknya yang bernama Lusi. "Yang jemput kakak kandungnya bernama, Lusi dan om-nya," ujar Danil, Senin (28/3/2016).
Menurut Danil, keluarga Irwan akan membawa ayah Marshanda ke dokter mata dan dokter kulit. Petugas menyebut Irwan menderita penyakit diabetes karena ada luka di kakinya. Selain itu bagian mata kiri Irwan juga sakit.
"Tadi sih keluarganya datang. Keluarga mau bawa Pak Irwan ke dokter mata dan dokter kulit. Karena badannya juga panas," kata Danil.
Kenapa keluarga jemput Irwan diam-diam? "Ya mungkin mereka masih belum siap," jawab Danil.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGDi tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews