Connect With Us

Group Band Asal SMAN 4 Tangsel Lolos ke Pucuk Cool Jam Festival 2018

Mohamad Romli | Rabu, 18 April 2018 | 17:00

Konferensi Pers Pucuk Cool Jam Festival 2018 di Taman Menteng, Rabu (18/4/2018). (@TangerangNews/2018 / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Setelah melewati proses seleksi ketat, Sinthetic, group band dan Samerci, nama kelompok ekstrakulikuler tari saman di SMAN 4 Tangsel berhasil melaju ke  babak final Pucuk Cool Jam Festival 2018.

Mereka akan unjuk kemampuan bersama 10 finalis lainnya di depan dewan juri untuk memperebutkan posisi juara pada ajang Pucuk Cool Jam Festival 2018 di Taman Menteng, Jakarta, Sabtu (21/4/2018).

Sinthentic dan Samerci berhasil menyisihkan peserta lainnya dari 90 sekolah di Jabodetabek, Bandung dan Cirebon dalam seleksi audisi digital dan Pucuk Cool Jam Roadshow di 40 Sekolah SMA/SMK.

Erick Harijanto, Marketing Manager RTD Tea & Juice, PT Mayora Indah Tbk, dalam konferensi pers yang dihelat di Taman Menteng, Jakarta, Rabu (18/4/2018)  mengungkapkan apresiasinya terhadap 10 finalis band dan ekstrakurikuler terpilih.

Dikatakannya, Teh Pucuk Harum melalui ajang Pucuk Cool Jam ini sangat bangga bisa menjadi saksi dari terus berkembangnya talenta bermusik anak muda Indonesia.

"Kami memahami bahwa ajang pencarian bakat bermusik sangatlah berperan dalam mewadahi para anak muda Indonesia yang selama ini kurang mendapat apresiasi khususnya para siswa SMA/SMK yang sedang dalam proses mematangkan hobi dan jati diri," ujarnya.

Untuk itu, kata Erick, ditahun ketiga program Pucuk Cool Jam, pihaknya kembali menggelar Pucuk Cool Jam Festival 2018 sebagai panggung utama bagi 10 band dan ekstrakuriler terbaik yang telah berhasil lolos ke tahap final setelah melalui rangkaian panjang Pucuk Cool Jam Festival 2018.

Dalam festival itu, peserta akan dinilai oleh empat orang juri. Untuk kategori band, penjurian akan dilakukan oleh M. Adri Prakarsa (Adri Nidji/Nev), Satrio Pratomo sebagai pengajar SAE Institute, dan Zuhirman Abdillah sebagai A&R di salah satu perusahaan rekaman Indonesia.

Sedangkan untuk kategori ekstrakurikuler akan dinilai oleh Evelinn Kurniadi, seorang ahli performance art yang sudah dikenal oleh berbagai musisi ternama tanah air.

Kriteria penilaian yang akan diberikan oleh Evelinn Kurniadi terdiri dari beberapa poin seperti koreografi, power, kekompakan, ekspresi, kostum, dan bagaimana para finalis mampu mengolah kreativitas dalam mengimplementasikan Teh Pucuk Harum di setiap penampilannya.

Sedangkan untuk kategori band, bentuk penilaian akan jauh Iebih ketat dan cukup variatif, seperti yang diungkapkan oleh M. Adri Prakarsa yang selama ini dikenal sebagai drummer group band Nidji dan Nev.

"Bicara soal kriteria penjurian, kami selaku tim juri tentu akan menilai secara objektif dimana terdapat beberapa bentuk peniIaian, seperti penguasaan instrumen musik, materi lagu, keterampilan dari segi musikalitas, dan kekompakkan seperti stage act dan live performance," katanya.

Festival juga akan dimeriahkan dengan penampilan musisi ternama seperti HIVI!, Yura, Diskopantera, Maliq & D'Essentials, dan RamenGvrl. Selain itu, dengan konsep festival musik yang berbeda dari tahun sebelumnya, akan tampil juga komunitas dan talent seni kreatif seperti Lapantigatiga, Popomangun, The Broy, Doodle Art, Depok Letters, Enigami Papers, I Light This, So.toy, dan UVisual yang akan menyulap Taman Menteng dengan gemerlap sajian seni visual.(RAZ/HRU)

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill