Nike PHK Massal Lagi, Ribuan Karyawan Terancam Dipangkas
Jumat, 24 April 2026 | 12:32
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TANGERANGNEWS.com-Gara-gara aksinya yang berbikini di pinggir jalan dan mempostingnya di sosial media hingga viral, artis Dinar Candy dijerat kasus UU ITE dan Pornografi.
Sebelumnya Dinar Candy telah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan.
Kepada polisi, Dinar Candy mengaku tengah mengalami stres akibat PPKM, hingga melakukan aksi protes sambil berbikini.
"Jadi kalau proses pemeriksaan kemarin dia sudah ngaku lagi stres. Bukan hanya saat diproses tapi waktu lagi posting kegiatan itu dia lagi stres," kata Fachmi Bachmid, kuasa hukum Dinar sepeti dilansir dari Grid.ID, Jumat 6 Agustus 2021.
Aksi DJ wanita seksi yang dinilai di luar batas itu terjadi lantaran kondisi psikisnya. Mewakili Dinar Candy, kuasa hukum pun meminta maaf kepada seluruh pihak yang terganggu.
"Mohon maafkan dia mungkin yang dilakukan tidak pada tempatnya," katanya.
Menurut Fachmi Bachmid kondisi Dinar Candy yang stres tersebut merupakan dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda.
"Covid menyebabkan situasi sulit tolong ini dipahami. Mohon dimaklumi mungkin orang beda beda cara penyampaian stresnya," katanya.
Selain itu, Fachmi Bachmid juga mengatakan ada kemungkinan bahwa Dinar Candy tak tahu dasar hukum dari aksinya itu.
Seperti diketahui Dinar Candy diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan terkait aksinya berbikini di pinggir jalan.
Setelah menjalani pemeriksaan, Dinar Candy ditetapkan sebagai tersangka kasus UU ITE dan Pornografi.
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews