Connect With Us

Stres Alasan Dinar Candy Nekat Berbikini di Pinggir Jalan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Agustus 2021 | 15:09

Dinar Candy. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Gara-gara aksinya yang berbikini di pinggir jalan dan mempostingnya di sosial media hingga viral, artis Dinar Candy dijerat kasus UU ITE dan Pornografi. 

Sebelumnya Dinar Candy telah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan. 

Kepada polisi, Dinar Candy mengaku tengah mengalami stres akibat PPKM, hingga melakukan aksi protes sambil berbikini. 

"Jadi kalau proses pemeriksaan kemarin dia sudah ngaku lagi stres. Bukan hanya saat diproses tapi waktu lagi posting kegiatan itu dia lagi stres," kata Fachmi Bachmid, kuasa hukum Dinar sepeti dilansir dari Grid.ID, Jumat 6 Agustus 2021.

Aksi DJ wanita seksi yang dinilai di luar batas itu terjadi lantaran kondisi psikisnya. Mewakili Dinar Candy, kuasa hukum pun meminta maaf kepada seluruh pihak yang terganggu. 

"Mohon maafkan dia mungkin yang dilakukan tidak pada tempatnya," katanya.

Menurut Fachmi Bachmid kondisi Dinar Candy yang stres tersebut merupakan dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda.

"Covid menyebabkan situasi sulit tolong ini dipahami. Mohon dimaklumi mungkin orang beda beda cara penyampaian stresnya," katanya.

Selain itu, Fachmi Bachmid juga mengatakan ada kemungkinan bahwa Dinar Candy tak tahu dasar hukum dari aksinya itu.

Seperti diketahui Dinar Candy diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan terkait aksinya berbikini di pinggir jalan.

Setelah menjalani pemeriksaan, Dinar Candy ditetapkan sebagai tersangka kasus UU ITE dan Pornografi.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill