Connect With Us

Kereta Disandera di Tenjo, Ribuan Penumpang Kecewa

Dira Derby | Selasa, 24 September 2013 | 16:14

Menunggu Kereta di Stasiun Sudimara. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Kereta Api (KA) jurusan Rangkas Bitung-Tanah Abang kembali disadera. Kali ini, Selasa (24/09) KA disandera  di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Namun, imbasnya sampai ke Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Tigaraksa, Kabupaten Tangerang  Kompol Parmono mengatakan, akibat penyanderaan tersebut ribuan penumpang kecewa.
Menurut dia,  aksi sebelumnya terjadi pada Senin (23/09) selama tiga jam di Stasiun Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.
“Kalau kemarin hanya sebentar, tetapi hari ini lama sekali. Kereta yang seharusnya sampai di Stasiun Daru pukul 05.40 WIB, hingga saya pergi dari Stasiun Daru pukul 12.00 WIB belum juga lewat,” ujar Kapolsek.

Informasi yang didapatinya, penyebab aksi nekat penumpang tersebut sama dengan yang terjadi di Stasiun Daru sebelumnya, yakni peraturan baru pembatasan penjualan tiket. “Kita kali ini hanya terkena imbasnya saja. Meskipun persoalannya sama. Kalau di tempat saya (Stasiun Daru) sudah paham bahwa PT KAI batal memberlakukan peraturan baru itu,” ujarnya.
 
Menurut Parmono, kekecewaan penumpang memang beralasan. Sebab, jumlah armada dengan jumlah penumpang tidak seimbang. “Sementara belum ada armada baru, mereka keberatan. Tetapi ada kesepakatan, penumpang tidak boleh naik diatas dan tak merokok di dalam kereta,” ujarnya.

Akibat penyanderaan tersebut, penumpang di Stasiun Daru akhirnya kembali pulang karena sudah terlambat untuk bekerja di Jakarta.  
Sementara itu salah satu penumpang di Stasiun Daru bernama Anton  mengatakan, memang aneh peraturan baru itu.
“Kita sih mengerti maksud pemerintah bagus. Tetapi dapat dibayangkan kalau biasanya 700 tiket terjual di sini, ini hanya dibatasi 100 tiket. Sedangkan kereta berikut baru akan tiba jam 10. Kita enggak bisa kerja dong,” tuntasnya.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill