Connect With Us

Paksa Kawan Mabuk, Barudin Tewas Dikeroyok Warga

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 6 Oktober 2013 | 18:02

Kamar Mayat RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Barudin bin Ne’in, 20, warga Kampung Waru II, Desa Sekaharja, Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang dikeroyok oleh lima teman-nya hingga tewas karena memaksa minum miras.

Polisi telah menangkap salah satu pelaku yakni, DD bin Sawira, 19, warga Perumahan Puri Jaya Blok AA RT 12/20, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Sabtu (6/10).

Kapolsek Pasar Kemis Kompol Afrony Sigianto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 24 September 2013, di Perumahan Puri Jaya. Warga menemukan korban telah tergeletak bersimbah darah di lokasi, kemudian melaporkannya ke polisi.

“Laporan awalnya korban tewas karena terjatuh. Namun,  jika dilihat dari kondisi luka yang ada pada korban, saya mencurigai itu bukan luka akibat jatuh,” ujarnya.

Kemudian petugas segera melakukan visum untuk memastikan penyebab kemarian korban. Ternyata benat, dari hasil otopsi menyatakan bahwa korban tewas karena adanya luka pukulan dibagian kepala.

“Setelah medapat laporan dari hasil otopsi pihak rumah sakit, kami langsung melakukan penyidikan terhadap identitas korban. Tidak lama diketahui identitas dan tempat tinggal korban,” tambah Afrony.

Tidak butuh waktu lama bagi jajaran Polsek Pasar Kemis untuk mengungkap kasus penemuan mayat yang awalnya tidak ada identitas tersebut. Setelah dilakukan penyidikan, petugas mengamankan satu dari dari empat pemuda yang diduga terlibat dalam tewasnya Barudin, yakni DD bin Sawira.

“Tersangka kami amankan saat sedang berada di depan Masjid Nurul Yaqien, Desa Sindangpanon. Dari keterangan tersangka DD, ada empat orang lainnya yang juga ikut mengeroyok korban. Salah satunya berinisial RQ dan 3 lainnya masih DPO,” ujar Kapolsek.

DD sendiri mengaku kalau dirinya kesal karena dipaksa untuk meminum miras jenis ciu oleh korban Barudin. “Saya dipaksa mabuk, kemudian saya kesal dan menendang korban. Dan akhirnya keempat tempat teman saya ikutan mengeroyoknya” kata DD.

DD juga menambahkan,  bahwa setelah dikeroyok,  korban Barudin sempat melarikan diri ke arah Perumahan Puri Jaya Pasar Kemis sampai akhirnya ditemukan tewas.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah kantong plastik warna hitam yang di dalamnya berisi kantong platik putih bekas minuman keras. Baju kaos lengan panjang warna merah hati bergaris putih dan celana panjang jeans warna hitam.

“Untuk saat ini pelaku yang masih DPO sudah diketahui identitasnya, dan tersangka DD bisa dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkas Afrony.
 
BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill