Connect With Us

Atut Tetapkan UMK Kabupaten Tangerang Rp2.442.000

Sumber Tempo | Senin, 25 November 2013 | 14:51

Ahmed Zaki Iskandar saat melakukan verifikasi ke DPC PDI Perjuangan. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnaen menyatakan tidak akan mengubah Upah Minimum Kabupaten Tangerang yang telah ditetapkan Gubernur Banten sebesar Rp 2.442.000.

"Sudah final," kata Zaki, Senin, (25/11).

Apalagi, Zaki menambahkan, besaran UMK pada 2014 tersebut sudah diputuskan dan ditandatangani Gubernur Banten. "Akan kami jalankan," ujarnya.

Dalam menetapkan UMK tersebut, Zaki menyatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah mengakomodasi masukan, pendapat, dan permohonan dari pihak buruh dan juga kalangan pengusaha. "Rp 2,442.000 adalah angka yang fair untuk kedua belah pihak," katanya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang, kata dia, tidak bisa merevisi atau mengubah besaran UMK yang telah ditetapkan tersebut. Sebab, jika terlalu tinggi, akan menyebabkan hengkangnya industri dari Tangerang. "Jika mereka hengkang, siapa yang mau menanggung nanti," kata Zaki.

Kondisi perekonomian Kabupaten Tangerang saat ini, menurut Zaki, juga tidak terlalu baik. "Saat ini pun kalangan industri juga sudah banyak yang keberatan," kata dia.

Terkait dengan aksi ribuan buruh yang mengepung kantornya hari ini, Zaki mengimbau agar kalangan buruh tidak berbuat anarkis dan tetap tertib dalam menyampaikan aspirasi. "Silakan mengeluarkan pendapat, mohon untuk mempertimbangkan kondisi ekonomi secara keseluruhan," katanya.

Hari ini,  ribuan buruh dari berbagai aliansi dan serikat pekerja di Kabupaten Tangerang bergerak mengepung kantor Bupati Tangerang di pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa. "Kami menuntut agar Bupati Tangerang merevisi UMK tersebut menjadi Rp 2,6 juta," ujar koordinator buruh, Koswara.

Koswara menyebutkan, lebih dari 10 ribu buruh se-Tangerang Raya turun ke jalan untuk menolak upah tersebut. Ribuan buruh berkumpul di sejumlah titik, yaitu wilayah barat di kawasan Balaraja, wilayah tengah di kawasan Cikupa, dan wilayah timur di Lapangan Pertamina Curug. " Semua elemen akan bergerak ke kantor Bupati Tangerang," katanya.
NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill