KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Polsek Mauk berhasil membekuk tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu di sekitar pintu masuk PLTU Lontar, Kamis (16/1/). Kanit Reskrim Polsek Mauk Aiptu Sutiyo mengatakan, penangkapan dilakukan pihaknya setelah menadapatkan informasi dari warga yang merasa resah dengan ulah pengedar narkoba di lokasi tersebut.
"Kami segera merespons dengan adanya pengaduan dari masyarakat terkait pelaku pengedar narkoba di sekitar PLTU", tutur Sutiyo. Kemudian, kata Aiptu Sutiyo, pihaknya kemudaian melakukan pengembangan ke rumah tersangka yang berada di Kampung Kresek, Kecamatan Kresek.
"Ditemukan barang bukti satu plastik narkotika jenis sabu-sabu di dalam lemari tersangka," katanya. Sehingga, kata Sutiyo, tersangka yang bernama Satiri alisa Tanjul kemudian digelandang ke Polsek Mauk pada pukul 09.00 WIB.
"Tersangka mengaku barang tersebut didapat dari Kampung Ambon, Jakarta Barat," katanya. Menurut Kanit, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan narkotika yang didapat dari Kampung Ambon tersebut. "Tersangka dikenakan undang-undang penyalahgunaan Narkotika dengan pasal 111, 112 dan 114 dan ancaman hukuman selama kurang lebih empat tahun kuruangan," tandasnya. (RAZ)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGParamount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Provinsi Banten sempat mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 4.499 imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews