Connect With Us

Polres Bandara Soetta Bekuk "Doktor" Pengedar Sabu Lewat Instagram

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 8 Agustus 2019 | 13:30

Kapolres Kota Bandara Soetta Komisaris Besar Viktor Togi Tambunan saat menunjukan sketsa barang bukti pengungkapan dari tersangka berinisial MRR pelaku pengedar narkoba jenis sabu melalui media sosial. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membekuk pria berinisial MRR yang merupakan pengedar narkoba jenis sabu.

Modus yang dilakukan MRR dalam mengedarkan barang haram ini dinilai Kapolres Kota Bandara Soetta Komisaris Besar Viktor Togi Tambunan unik. Pasalnya, MRR menjual sabu secara daring (online) lewat media sosial Instagram, dengan akun bernama doktor alias dr.bankbong.

"Kasus ini sangat unik karena transaksinya lewat Instagram, ya," ujar Viktor dalam jumpa pers di Mapolres Kota Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (8/8/2019).

Kapolres Kota Bandara Soetta Komisaris Besar Viktor Togi Tambunan saat menunjukan sketsa barang bukti pengungkapan dari tersangka berinisial MRR pelaku pengedar narkoba jenis sabu melalui media sosial.

Viktor menerangkan, MRR ditangkap di kantor jasa ekspedisi di kawasan Pontianak Selatan, saat hendak menjual sabu ke pelanggannya menuju Jakarta pada Kamis (25/7/2019). Saat ditangkap, polisi menyita sabu seberat 7,55 gram.

Dalam modus pengirimannya pula, menurut Viktor, MRR menyembunyikan barang haram ini dengan berbagai cara seperti lewat baju yang sudah dilubangi serta disimpan lewat kaleng, demi mengelabui petugas jasa ekspedisi.

Baca Juga 

"Modusnya, pelaku kirim dengan kamuflase pakai kaleng rokok isi pasir, tapi diisi paket narkoba," terangnya.

Kasus ini dikembangkan. Polisi pun menangkap pembeli sabu asal Jakarta itu dan pemasok sabu kepada MRR.

Kapolres Kota Bandara Soetta Komisaris Besar Viktor Togi Tambunan saat menunjukan sketsa barang bukti pengungkapan dari tersangka berinisial MRR pelaku pengedar narkoba jenis sabu melalui media sosial.

Dalam proses menawarkan barang haram kepada pengikutnya di Instagram, MRR mengunggah foto sabu dan dibubuhi keterangan promo.

"Dari Instagram pemilik akun memposting penawaran-penawaran terkait dengan barang-barang sabu. Ada diskonnya 50 persen," kata Viktor.

MRR mengaku menjual sabu lewat Instagram melalui akun dr.bankbong sejak Mei 2019. Ia juga mengaku sudah mengirim 26 kali pesanan sabu kepada pelanggannya yang berada di luar daerah seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, hingga Jogjakarta. Ia menambahkan para pelanggan yang memesan sabu kepadanya berbagai kalangan atau umum.

"Sebenarnya kalau jualan ini mulainya tahun 2018, tetapi saat jual saya pernah ketipu. Terus vakum dan aktif lagi pada Mei 2019," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, MRR mendekam di tahanan Polres Kota Bandara Soetta. Ia disangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Subsider 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang No. 35/2009 tentang Narkotika.(RMI/HRU)

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

HIBURAN
Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Senin, 28 September 2026 | 09:07

Panggung Community Club Paramount Petals diramaikan aksi 86 anak dan remaja yang tampil bak idol dalam Paramount Petals Kids Dance Competition 2026.

KOTA TANGERANG
Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Selasa, 29 September 2026 | 19:30

Tim Unit V Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota membongkar kasus pencurian infrastruktur telekomunikasi tower Base Transceiver Station (BTS).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill