Connect With Us

Kejari Tangerang Tangani 1.200 Kasus di 2018, Narkoba Mendominasi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 22 Juli 2019 | 14:49

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Robert P.A Pelealu saat di wawancarai oleh awk media, Selasa (31/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Sepanjang tahun 2018, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang menangani 1.200 kasus pidana. Dari kasus itu, narkoba yang paling menonjol.

"Tahun kemarin kami tangani kasus yang cukup banyak, yaitu 1.000 sampai 1.200 kasus pidana umum," ujar Kepala Kejari Kota Tangerang Robert P.A Palealu selepas tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Taruna, Kota Tangerang, Senin (22/7/2019).

Menurut Robert, para jaksa di Kejari Tangerang per harinya menjalani 100 sidang kasus di Pengadilan Negeri Tangerang.

Baca Juga :

"Sekitar 70 persen kami tangani kasus narkoba. Sementara untuk tindak pidana korupsi, kita hanya menangani satu kasus," ucapnya.

Robert menambahkan, para jaksa yang bertugas di Kejari Tangerang sanggup menangani banyaknya kasus tersebut.

"Kami sanggup, ya, untuk sumber daya manusia relatif cukup karena kami ada 38 jaksa," pungkasnya.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill