Connect With Us

Peringati Hari Bhakti Adyaksa ke-59, RSU & Kejari Tangsel Gelar Donor Darah

Advertorial | Senin, 22 Juli 2019 | 09:46

RSU Kota Tangsel menggelar kegiatan bakti sosial donor darah dalam memperingati Hari Bhakti Adyaksa ke-59 serta Hari Ikatan Dharmakarini (ikatan para istri pegawai kejari). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel menggelar bakti sosial berupa donor darah, Jumat (19/7/2019) lalu.

Aksi donor darah yang digelar dalam memperingati Hari Bhakti Adyaksa ke-59 serta Hari Ikatan Dharmakarini (ikatan para istri pegawai kejari) ke-19 ini, bertempat di lantai 4 ruang Anyelir RSU Tangsel, Jalan Pajajaran, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang.

RSU Kota Tangsel menggelar kegiatan bakti sosial donor darah dalam memperingati Hari Bhakti Adyaksa ke-59 serta Hari Ikatan Dharmakarini (ikatan para istri pegawai kejari).

Kepala Kejari Tangsel Bima Suprayoga mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam berperan aktif untuk membantu masyarakat. 

"Tentu darah ini kami harapkan sangat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami bersama Dinkes Tangsel, RSU, dan PMI ingin lebih mendekatkan diri kepada masyarakat," jelasnya.

RSU Kota Tangsel menggelar kegiatan bakti sosial donor darah dalam memperingati Hari Bhakti Adyaksa ke-59 serta Hari Ikatan Dharmakarini (ikatan para istri pegawai kejari).

Ia pun mengajak puluhan pegawainya untuk mendonorkan darah. "Hari ini ada 30 orang (pegawai Kejaksaan) bersama dengan pihak RSU Tangsel.  Jadi total 55 orang," imbuhnya.  

Selain donor darah, kegiatan tersebut juga menyediakan pemeriksaan gula darah. Fasilitas itu membuat seluruh jajaran Kejari, tenaga medis dan karyawan RSU Tangsel antusias. 

Termasuk Bima Suprayoga dan istri yang ikut menikmati pelayanan dari RSU Tangsel berupa pengecekkan kadar gula darah dalam tubuhnya.

Plt Dirut RSU Kota Tangsel Dokter Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan selain memberikan fasilitas, pihaknya juga ikut berpartisipasi dalam donor darah tersebut.

RSU Kota Tangsel menggelar kegiatan bakti sosial donor darah dalam memperingati Hari Bhakti Adyaksa ke-59 serta Hari Ikatan Dharmakarini (ikatan para istri pegawai kejari).

"Hal itu merupakan sinergitas antar instansi dan bentuk kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan. Pegawai kita juga ikut serta mendonorkan darahnya," jelasnya. 

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi Teddy Meiyadi, Dewan Pengawas RSU Kota Tangsel. 

"Alhamdulillah kegiatan donor darah bisa membantu PMI untuk menambah stok darah untuk masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.(ADV)

KOTA TANGERANG
Lagi Viral di Medsos Menu MBG Ramadan Dinilai Tak Layak, Begini di SPPG Tangerang

Lagi Viral di Medsos Menu MBG Ramadan Dinilai Tak Layak, Begini di SPPG Tangerang

Selasa, 24 Februari 2026 | 13:37

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan tengah viral di media sosial. Sejumlah daerah memperlihatkan menu MBG berupa makanan kering yang dinilai tidak layak.

OPINI
Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:51

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.

NASIONAL
Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:17

Rencana pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran 2026 memicu kegelisahan di kalangan sopir truk logistik, khususnya pengemudi kendaraan sumbu tiga yang mengangkut barang non-sembako.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill