Connect With Us

Kabupaten Tangerang Masih Rawan Narkoba

Maya Sahurina | Kamis, 25 Juli 2019 | 11:26

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar besama jajarannya saat di wawancarai awak media usai upacara peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (IHANI) di Kabupaten Tangerang, Kamis (25/7/2019). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Narkoba hingga kini masih menjadi  kasus yang sering terjadi dan meningkat sehingga harus dilakukan langkah-langkah efektif dalam mengantisipasinya.

Dedi Sutardi, Kepala Badan Naskotika Kabupaten (BNK) Tangerang mengatakan salah satu upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menolak peredaran narkoba, pihaknya menggelar peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (IHANI) 2019.

Kepala Badan Naskotika Kabupaten (BNK) Tangerang, Dedy Sutardi.

"BNK Kabupaten Tangerang terus berperan aktif dalam rangka memberantas peredaran narkotika dengan memberikan penyuluhan kepada generasi muda," kata Dedi saat HANI di Lapangan Maulana Yudha Negara, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/7/2019).

Upacara peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (IHANI) di Kabupaten Tangerang, Kamis (25/7/2019).

Menurutnya, BNK masih mendapatkan pengaduan atas maraknya penggunaan narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang, terlebih pada anak-anak yang masih sekolah.

"Kita mendapatkan laporan dari lembaga pendidikan bahwa narkoba selalu meningkat, ini dikhawatirkan dari SD, SMP dan seterusnya. Ditambah jenis-jenis yang sering terjangkau oleh siswa itu, seperti PSS lebih marak digunakan," jelasnya.

Baca Juga :

Dedi melanjutkan, wilayah yang menjadi tempat rawan penyalahgunaan narkoba tidak dapat ditentukan.

"Untuk maraknya, semua daerah itu di anggap rawan, karena di setiap kecamatan dianggap rawan, dan kami mengingatkan semua kecamatan harus bergerak secara efektif," ujarnya.

Dedi juga berharap, melalui Peringatan HANI tersebut, dapat meningkatkan tekad dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjauhi segala jenis narkoba. Ia juga mengakui, ancaman narkoba di wilayahnya sudah cukup serius dan mengkhawatirkan.

"Narkotika sudah banyak memakan korban generasi muda. Pencegahan harus ditangani secara kompleks dalam memberantas narkotika bersama jajaran Polri dan TNI. Kepada seluruh aparatur Pemkab Tangerang harus dapat berperan aktif dari lingkungan rumah sampai dengan tingkat Kabupaten Tangerang," papar Zaki.(RAZ/HRU)

TANGSEL
3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

Senin, 18 Mei 2026 | 21:24

Tiga orang tukang parkir melakukan pengeroyokan terhadap petugas keamanan di Supermarket Superindo Gaplek, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Aksi kekerasan itu dipicu masalah sepele, yakni tidak dipinjamkan sepeda motor.

BANTEN
Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Senin, 18 Mei 2026 | 18:30

Tumpukan karung goni bekas yang biasanya berakhir sebagai limbah berubah menjadi produk fashion bernilai tinggi di tangan para pengrajin lokal binaan PLN UID Banten.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill