Connect With Us

BNN Sebut Kota Tangerang Masih Darurat Narkoba

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 9 April 2019 | 15:00

Ilustrasi Narkoba (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang menyebutkan wilayah Kota Tangerang masih darurat dalam peredaran narkoba.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pencegahan BNN Kota Tangerang Agus Sarullah di kantor BNN Kota Tangerang, Selasa (9/4/2019).

Agus mengatakan, bahwa berdasarkan hasil survei BNN terkait peredaran narkoba di tahun 2018, Kota Tangerang menjadi salah satu daerah dengan kategori zona waspada 

"Dari 8 indikator dalam kategori zona waspada, 5 indikator di antaranya ada di Kota Tangerang. Artinya Kota Tangerang zona merah peredaran narkoba," kata Agus.

Menurutnya, dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang, Kecamatan Batuceper termasuk dalam kategori zona waspada lantaran letak wilayah yang berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Selain karena lokus Bandara Soekarno-Hatta, kata dia, wilayah tersebut darurat karena masih banyak tindak kejahatan, adanya pengedar narkoba dan banyak juga para pengguna narkoba menurut data yang diperoleh dari pihak kepolisian.

Agus pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba yang dapat merusak generasi bangsa Indonesia ini.

"Ini saatnya kita semua berperan aktif, terutama para pemuda dalam mencegah peredaran narkoba," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Anti Madat (Geram) Kota Tangerang Andi Syarifuddin menuturkan, bahwa narkoba adalah musuh negara yang harus dicegah peredarannya oleh semua pihak.

Narkoba menjadi masalah serius untuk dapat diselesaikan bersama-sama. Maraknya peredaran narkoba, menurut Andi, kian membuat resah para orang tua di manapun berada.

"Saya prihatin, karena narkoba saat ini sudah beredar sampai ke sekolah SMP bahkan SD. Tentunya ini membuat resah kita semua, terutama para orang tua," katanya.

Lewat sarana penyuluhan-penyuluhan rutin tentang bahaya narkoba di setiap wilayah di Kota Tangerang, lanjut dia, ikut mewarnai dalam upaya mencegah peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kita bisa awali dengan cara penyuluhan. Kita bisa sampaikan betapa bahayanya menggunakan narkoba. Selanjutnya kita awasi peredaran narkoba bersama-sama," tukasnya.(RAZ/RGI)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill