Connect With Us

Jaliteng Proyek Rp28 Miliar di Kabupaten Tangerang Ambrol Lagi

Jangkar | Minggu, 19 Januari 2014 | 12:46

Proyek Jaliteng kembali Ambrol (Jangkar / TangerangNews)



TANGERANG-Proyek Jalan Lintas Tengah (Jaliteng) di Kabupaten Tangerang  senilai Rp28 miliar kembali amblas. Kali ini,  turab yang menghubungkan wilayah Tangerang bagian barat dan utara itu ambrol sepanjang 150 meter.

Lagi-lagi ambrolnya Jaliteng tidak jauh dari lokasi yang sebelumnya rusak, yakni terletak di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Minggu (19/1). Pantauan dilokasi, ambrolnya turap yang terletak tidak jauh dari peternakan sapi milik Sekda Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsad itu sekitar sepanjang 150 meter.

Amblasnya penahan turap dengan kemiringan mengarah  ke permukaan Kali Malang. Warga pun menjadi was-was,  sebab jika tak diperbaiki bakal ada ambrol susulan.
 "Sering sekali Jaliteng ambrol, padahal baru setahun dibangun," ujar Rimin ,40, warga sekitar.

Rimin menuding, amrolnya jalan kebanggaan warga bagian barat dan utara ini karena ditenggarai jeleknya kualitas pengerjaan proyeknya. "Pembuatnya asal asalan, jadi wajar kalau cepat ambrol," katanya.
Rimin mengatakan,  ambrolnya Jaliteng mula-mula sudah terlihat seminggu yang lalu. "Tapi hari ini yang terparah, soalnya pas ambrol tidak langsung diperbaiki," katanya. 
TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill