Connect With Us

Bupati Tangerang Minta Camat Buka Mulut Soal Status Makam Cihuni

Jangkar | Senin, 3 Februari 2014 | 16:20

Pemakaman yang dibongkar tiga pelaku. (Jangkar / TangerangNews)



TANGERANG-Terbongkarnya kasus pemindahan 82 makam yang digali secara diam-diam di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang  menjadi pertanyaan warga setempat. Sebab, informasi yang didapati warga, para pelaku melakukan  tindakan pemindahan mayat tersebut disinyalir suruhan pengembang perumahan elite.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dirinya sudah memerintahkan Camat Pegedangan untuk mengurus kejelasan tanah di pemakaman yang dibongkar tersebut. "Untuk masalah itu tanyakan kepada Camat Pegedangan biar Camatnya sendiri yang menjelaskan kepada wartawan, karena menyangkut tanah wakaf atau apa," tutur Zaki, Senin (3/2).

Namun, Zaki mengatakan, dirinya sudah meminta Camat Pegedangan untuk menuntaskan kejelasan tanah di wilayah tersebut. Apakah berada pada pengembang atau warga.
"Kalau hak tanah ada dipengembang, maka pengembang wajib berbicara kepada masyarakat dan keluarga untuk merelokasi makam," tuntasnya. 

Baca Juga :
Polisi Belum Panggil Pengembang
NASIONAL
PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill