Connect With Us

Mayat Wanita Hamil di Pakuhaji, Polisi Kejar Suami Korban

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 30 Maret 2014 | 18:03

Kamar Mayat RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS.com-Petugas Polsek Pakuhaji, Kabupaten Tangerang menggelar olah tempat kejadian perkara atas kasus penemuan mayat wanita hamil yang dibuang di dalam karung, yang belakangan  diketahui bernama Sofiah binti Naca.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara di kediaman korban di Desa Gempol, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang mencurigai pelaku pembunuhan adalah suami korban yang berinisial NS. Sebab,  pada saat kejadian sampai saat ini, suami korban itu tidak diketahui keberadaannya.

Polisi setelah mengetahui identitas mayat wanita hamil yang ditemukan terikat di dalam karung plastik adalah Sofiah binti Naca  langsung menuju kediaman korban di Desa Gempol RT 03/ 07 Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.  

Di dalam rumah rumah korban, polisi mencari barang bukti. Selain itu juga meminta keterangan sejumlah kerabat dan tetangga korban. AKP Hidayat Iwan, Kapolsek Sepatan, Kabupaten Tangerang mengatakan, pihaknya mendatangi rumah korban karena diduga korban dihabisi di dalam rumah. Sebab, suami korban hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya.

“Pihak keluarga sendiri tidak tahu NS dimana,” katanya.Sementara ,keluarga berharap polisi dapat mengungkap kejadian yang sebenarnya. Karena semasa hidupnya, ibu beranak satu itu merupakan sosok yang baik dan pendiam .

Sebelumnya diketahui jasad Sofiah binti Naca setelah ditemukan di semak belukar,  Desa Kiara Payung, RT 01/02 Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (25/3) lalu.  Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang .

Jasad wanita berusia 36 tahun itu diketahui sedang hamil  dua bulan. Mayat pertama kali ditemukan warga dengan kondisi dimasukan dalam karung plastik yang diikat tambang  dan kain sarung.

Menurut Ukon warga setempat, pertama kali mencium bau tak sedap setelah dicari berasal dari karung plasti. Dirinya kaget saat memeriksa isi karung yang ternyata berisi mayat wanita.

“Kami pihak keluarga sempat mencarinya, karena dia sudah empat hari tidak pulang dan diketahui sedang hamil dua bulan,” ujar Syarif kakak korban. (RAZ

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Perkuat Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok

Pemkab Tangerang Perkuat Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok

Jumat, 1 Mei 2026 | 22:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari paparan asap rokok.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Cegah Kebocoran Data Warga Pengguna Tangsel One

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Cegah Kebocoran Data Warga Pengguna Tangsel One

Jumat, 1 Mei 2026 | 22:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan pengamanan data masyarakat dalam layanan Tangsel One.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill