Connect With Us

Penderita DBD Loncat di RS Siloam Tangerang

Jangkar | Selasa, 13 Mei 2014 | 18:11

RS Siloam (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG-Nurhadi (35) penderita Dengue (DBD) nekat terjun bebas. Pasien asal Kampung Peusar, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, ini melompat dari lantai II RS. Siloam, Selasa (13/5/2014). 
 
Informasi yang dihimpun, pasien asal Cikupa ini berada di rawat di RS. Siloam di kamar kelas III general umum. Kamar pasien berada tepat di samping jendela. Aksi nekat Nurhadi itu membuat dirinya kini menjadi sekarat, tulang lehernya patah. Namun, aksi nekat yang dilakukan tersebut membuat para pasien dan satpam terkejut. 
 
Mochtar, salah satu Security di RS Siloam mengatakan, Nurhadi sudah beberapa hari dirawat akibat terkena wabah penyakit DBD. "Sudah beberapa hari dia dirawat, persisnya saya lupa," kata Mochtar. Menurut Mochtar, pasien yang nekat melompat tersebut membuat dirinya kaget. "Jelas kaget ada peristiwa semacam ini," katanya. Aksi nekat Nurhadi masih didalami pihak Polsek Kelapa Dua. 
 
 
KOTA TANGERANG
RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru

RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:21

Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.

KAB. TANGERANG
Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:51

Ruas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill