Connect With Us

Perilaku Mahasiswa UMN Tangerang Tak Mencurigakan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Juli 2015 | 15:00

Cluster tempat Ilham ngekost. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG-Ilham, mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Tangerang, yang ditangkap Bareskrim Polri karena melakukan pengancaman bom terhadap pesawat Singapore Airlines nomor penerbangan SQ-221 pada Rabu (1/7) lalu, diketahui tinggal di kos-kosan.

 

 

Sejak setahun terakhir Ilham ngekos di Perumahan Permata Medang, Cluster Barleria, Blok B1-B21, RT 02/016, Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

 

"Ilham ngekos bersama tiga temannya yang juga mahasiswa UMN. Kalau rumahnya di Semarang," kata Satpam Cluster Barleria, Ali Jaya, Rabu (8/7).

 

Menurut Jaya, Ilham diamankan Bareskrim Mabes Polri pada Senin (6/7) sekitar pukul 04.00 WIB. Ketika itu dia sedang tidur di kosan. Selain Ilham, polisi juga membawa tiga temannya yang tinggal di kosan untuk dimintai keterangan

 

"Pas waktu saur, polisi datang, katanya mau mengamankan Ilham, karena menyangkut kasus pelanggaran hukum. Saya tidak tahu detailnya. Cuma mengantarkan saja," paparnya.

 

Kemudian pada Selasa (7/7) malam, Ilham sempat kembali ke kosan diantar oleh orang tuanya. Sekitar pukul 21.00 WIB, dia pergi meninggalkan kosan untuk kembali ke Semarang. "Dia sudah pulang dijemput orangtuanya. Kemungkinan ke kosan untuk mengemas barang-barang," jelas Ali.

 

Setelah kejadian tersebut, tiga teman Ilham juga langsung dijemput orang tuanya meninggalkan kos-kosan tersebut.

 

Ali mengatakan, dalam kesehariannya, Ilham tidak pernah melakukan hal-hal aneh. Pria berkacamata itu dinilai baik dan suka menyapa. Kegiatan yang dilakukan juga rutin seperti hari biasanya.

 

"Kegiatanya paling berangkat kuliah, kadang naik motor atau mobil. Saat ini dia lagi magang di Jakarta, berangkat pagi pulang sore, begitu aja. Lalu saatnya saur dia nyari makan di luar. Nggak ada yang aneh-aneh," ujarnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

TEKNO
Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38

Di tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill