Connect With Us

Kirim Pesan Bom ke Singapore Airlines, Mahasiswa UMN Ditangkap

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Juli 2015 | 14:31

Ilustrasi Bom (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANG-Seorang mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang berada di wilayah Gading Serpong, Kabupaten Tangerang ditangkap petugas Cybercrime Bareskrim Polri karena mengirimkan pesan teror.

 Nama mahasiswa itu diketahui Ilham, 21. Diketahui, dia melakukan teror kepada salah satu maskapai luar negeri, yakni Singapore Airlines dengan memberitahukan bahwa ada bom dalam pesawat itu.  Teror Ilham  menyebabkan dia diringkus oleh Tim Subdit IT dan Cybercrime Bareskrim Polri pada Selasa (7/7) dini hari lalu di tempat kostnya yang terletak  di Komplek Perumahan Barleria, Legok, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Gara-garanya, pada tanggal 1 Juli lalu Ilham melalui akun media sosialnya memberi pesan kepada Singapore Airlines agar tidak melakukan penerbangan pada pesawat SQ-221 karena ada bom di dalamnya.

Alhasil, pesawat dengan rute penerbangan Singapura-Sydney itu pun terpaksa ditunda selama beberapa jam untuk pemeriksaan keamanan.

Pihak maskapai pun menghubungi kepolisian Singapura, sebelum akhirnya laporan tersebut diteruskan ke Mabes Polri setelah mengetahui sang 'peneror' berasal dari Indonesia.

Ilham, yang disebut merupakan mahasiswa semester VIII Universitas Multi Media Nusantara jurusan Information and Communication Technology (ICT) pun ditangkap.

Direktur Tipideksis Bareskrim Mabes Polri, Brigadir Jenderal Victor Simanjuntak saat dihubungi pada Rabu (8/7) siang membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Iya, benar. Penangkapannya kemarin di Pagedangan, Tangerang," kata Victor.

Saat ditanya lebih detail, Victor enggan menjelaskan lebih lanjut. Menurut Victor, Ilham masih berada di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, di lokasi tempat kost tersangka yang berlokasi di Permata Medang Cluster Baleria Blok B1-B21 RT 2/16 Pagedangan, Kabupaten Tangerang  tampak sudah sepi.

 

 Menurut Ali Jaya,  satpam di perumahan itu Ilham kost di lokasi bersama tiga orang temannya.  Setelah Ilham ditangkap, seluruh orang tua tiga orang mahasiswa lain pun datang untuk menjemput para mahasiswa itu. “Jadi sudah tidak di sini seluruhnya. Ilham kan aslinya Semarang,” ujar Ali.

 



PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill