Connect With Us

Tangerang luncurkan 'Sijari Emas' antisipasi kematian melahirkan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 15 Mei 2015 | 18:00

Tangerang luncurkan 'Sijari Emas' antisipasi kematian melahirkan (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG-Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, meluncurkan program Sistem Informasi dan Jejaring Rujukan Meternal dan Neonatal atau "Sijari Emas" untuk mengantisipasi kematian ibu dan bayi saat melahirkan.

"Kami prihatin atas kejadian kematian bayi dan ibu ketika melahirkan tiap tahun terus meningkat," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Jumat.

Dia mengatakan sesuai data tahun 2012 bahwa angka kematian ibu (AKI) saat melahirnya 359 setiap 100.000 kelahiran hidup.

Padahal tahun 2007 AKI di Kabupaten Tangerang sebanyak 228 setiap 100.000 kelahiran hidup yang tersebar pada 29 kecamatan.

Menurut dia, angka kematian bayi (AKB) menurun sebanyak 34 dari 100.000 kelahiran hidup.

Sedangkan jumlah kematian bayi di Provinsi Banten tahun 2013 sebanyak 1.683 dari 100.000 kelahiran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Tangerang Naniek Isnaeni mengatakan banyak faktor penyebab kematian ibu dan bayi saat melahirkan.

Naniek menambahkan penyebab kematian diantaranya komplikasi dalam kehamilan, persalinan dan setelah melahirkan.

Namun komplikasi kehamilan tersebut utamanya adalah terjadi pendarahan, hipertensi serta infeksi.

Pihaknya telah mencanangkan gerakan penyelamatan untuk ibu dan bayi saat melahirkan tersebut pada beberapa rumah sakit dan Puskesmas.

Warga yang membutuhkan pertolongan menyangkut gerakan penyelamatan ibu dan bayi itu dapat menghubungi nomor ponsel 0812-9018-4444 yang siaga 24 jam.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill