Connect With Us

Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Rangga Agung Zuliansyah, Muhamad Yusri Hidayat | Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:40

Ratusan ikan mati di sepanjang aliran Sungai Cisadane diduga akibat tercemar zat kimia. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang meminta kepada masyarakat pesisir Utara Kabupaten Tangerang untuk tidak mengkonsumsi maupun memperjualbelikan ikan hasil tangkapan dari laut. 

Hal ini menyusul banyaknya laporan terkait biota laut yang mati diduga akibat pencemaran zat kimia sisa kebakaran gudang Pestisida di Taman Tekno, Kota Tangsel, yang mengalir ke Sungai Cisadane.

‎Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Rudi Hartono, meminta kepada masyarakat pesisir untuk tidak mengonsumsi maupun memperdagangkan ikan yang ditemukan mati di sekitar pantai sampai hasi uji laboratorium keluar. 

‎"Kami mengimbau kepada nelayan kita dan tentunya jangan sampai yang dekat-dekat pinggir pantai untuk mencari ikannya," imbaunya, pada Sabtu 14 Februari 2026.

‎Rudi menambahkan, saat ini pihaknya tengah menunggu hasil uji laboratorium dari sampel air dari Sungai Cisadane yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang. 

‎Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah melakukan koordinasi dengan Balai Penguji Kesehatan Ikan dan Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

‎"Dan untuk saat ini, kami sama-sama masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Sekarang sekitar 10 hari lagi hasilnya keluar," tuturnya.

‎Sebelumnya, Sekretaris Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia Kabupaten Tangerang, Rosita mengatakan, pencemaran akibat bahan kimia itu turut memberikan dampak kepada hewan laut sejak Kamis 12 Februari 2026 dan masih terjadi selama beberapa hari berikutnya. 

Menurutnya, banyak tambak kerang dan udang milik nelayan yang berada di sekitar bibir pantai yang terdampak. Karena diduga telah terpapar zat kimia, akhirnya banyak hasil budidaya biota laut tersebut terpaksa dibuang.

‎"Kalau di pinggir-pinggir itu tambak nelayan, satu nelayan itu hampir dua bak lebih tangkapannya yang kebuang," ujar Rosita.

BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

HIBURAN
Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Kamis, 2 April 2026 | 20:28

Punya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill