Connect With Us

Pencemaran Sungai Cisadane Bunuh Biota Laut, Nelayan Tangerang Terpaksa Buang Hasil Tangkapan

Rangga Agung Zuliansyah, Muhamad Yusri Hidayat | Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:13

Ribuan ikan di laut Kabupaten Tangerang mati diduga akibat pencemaran pestisida dari Sungai Cisadane. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Berbagai hewan laut seperti ikan, kerang, dan udang di perairan utara Kabupaten Tangerang, diduga mati karena pencemaran dari bahan kimia yang terbawa aliran Sungai Cisadane. 

‎Pencemaran tersebut disinyalir berasal dari sisa kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama di Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan.

Efek pencemaran tersebut menyebar di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, hingga Dadap, Kecamatan Kosambi.

‎Sekretaris Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia Kabupaten Tangerang Rosita mengatakan, pencemaran akibat bahan kimia itu turut memberikan dampak kepada hewan laut sejak Kamis 12 Februari 202 dan masih terjadi selama beberapa hari. 

Banyak tambak kerang dan udang milik nelayan yang berada di sekitar bibir pantai yang terdampak. Karena diduga telah terpapar zat kimia, akhirnya banyak hasil budidaya biota laut tersebut terpaksa dibuang. 

‎"Kalau di pinggir-pinggir itu tambak nelayan, satu nelayan itu hampir dua bak lebih tangkapannya yang kebuang," ujar Rosita pada Sabtu 14 Februari 2026.

‎Tidak hanya itu, Rosita juga menyebut kondisi air laut mengalami perubahan, terlihat berminyak dan mengandung partikel yang menempel.

Akibatnya, banyak nelayan memilih berhenti sementara mencari ikan karena khawatir hasil tangkapannya itu tidak layak dikonsumsi.

‎"Kita takutnya karena enggak layak konsumsi ya nanti kita disalahkan masyarakat. Sudah tahu ikan kena limbah kenapa diambil," jelas Rosita.

SPORT
Persita vs Persis Solo Digelar Tanpa Penonton, Pendekar Cisadane Kejar Rekor Poin Tertinggi

Persita vs Persis Solo Digelar Tanpa Penonton, Pendekar Cisadane Kejar Rekor Poin Tertinggi

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:49

Pertandingan pekan terakhir atau jornada ke-34 BRI Super League 2025/26 antara Persita Tangerang melawan Persis Solo dipastikan berlangsung tanpa penonton.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Pemprov Banten Usulkan Perampingan Dinas PUPR dan Perkim agar Gampang Eksekusi Program

Pemprov Banten Usulkan Perampingan Dinas PUPR dan Perkim agar Gampang Eksekusi Program

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:46

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mengusulkan perampingan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

TANGSEL
Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Diduga Setubuhi Anak Didiknya, Terbongkar dari Isi Chat

Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Diduga Setubuhi Anak Didiknya, Terbongkar dari Isi Chat

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:05

Dunia olahraga di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diguncang kabar miring. Polda Metro Jaya saat ini tengah mendalami kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang oknum pelatih olahraga sepatu roda

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill