Connect With Us

Tahun Ini, Bayi Baru Lahir di Kabupaten Tangerang Bisa Langsung dapat Akta

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 1 April 2016 | 16:44

Ilustrasi Bayi (tangerangnews / istimewa)

TANGERANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan meluncurkan program pembuatan akta lahir bagi bayi yang baru lahir. Program ini merupakan pengembangan dari Program Bergandengan Tangan Menyelamatkan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Kabupaten Tangerang yang mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat, Kamis (31/3/2016) kemarin.

 

“Kita akan kembangkan, tidak hanya memantau proses kehamilan, persalinan dan perkembangan bayi, tapi juga secara administrasi. Jadi ketika bayinya pulang, sudah membawa akta kelahiran. Rencananya program mulai berjalan tahun ini,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Jumat (1/4/2016).

 

Zaki menjelaskan, proses pembuatan akta lahir ini dilakukan jika orang tua calon bayi sudah mempersiapkan nama anaknya. Lalu setelah proses persalinan selesai, pihaknya langsung mendaftarkan akta kelahiran ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

 

“Makanya diharapkan orang tua calon bayi sudah menyiapkan nama jauh-jauh hari. Karena masyarakat di sini banyak budaya jika memberi nama harus membuat bubur merah putih, memendam ari-ari dan lain sebagainya,” katanya.

 

Menurut Zaki, tantangan dri program ini bagaimana mengorganisir 29 rumah sakit baik umum dan swasta, klinik bersalin serta puskesmas untuk mensinkronkan satu sitem yang bisa memantau setiap ada proses kehamilan, persalinan sampai memantau perkembangan bayi 1000 hari ke depan.

 

“Karena itu, program ini akan kita coba di rumah sakit umum daerah dulu, yang system jaringan informasinya sudah siap dan terkoneksi ke Disdukcapil. Jika program sudah siap kita akan dilaunching di seluruh puskesmas, klinik dan RS swasta,” jelasnya.

 

Zaki menambahkan, saat ini program tersebut sudah diadaptasi oleh Pemerintah Kota Tangerang dan Tangsel. Dia berharap kedua pemerintah daerah tersebut bekerja sama dengan Pemkab Tangerang agar pelayanana terhadap masyarakat lebih konprehensip lagi.

“Kita harus sama-sama, karena yang kita urusin sebagian masyarakat Tangerang Raya,” jelasnya.

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill