80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TANGERANG-SHD, seorang Kepsek SDN Cikuya 1, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang tertangkap tangan warga saat tengah berbuat mesum dengan seorang wali murid di ruangnya. Peristiwa itu terjadi pada pukul 22.00 WIB, Sabtu (16/4/2016) malam.
“Saya lihat dia (SHD) datang ke sekolah sekitar pukul 19.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor. Namun, aneh begitu masuk ke sekolah seolah dia menyembunyikan sepeda motornya, dia parkir diumpetin dekat toilet,” ujar Oman salah seorang saksi yang juga warga setempat.
Kecurigaan warga bertambah, saat mereka mencoba mengintip ke dalam ruang kepala sekolah. Warga semakin yakin selain pintu yang ditutup, juga terkunci dari dalam. “Padahal ada wanita di dalam, dan suara desakan mulai terdengar,” ujarnya.
Warga kemudian menggerebeknya. Bahkan sampai melakukan pengeroyokan karena kesal dengan SHD yang memanfaatkan jabatannya untuk berbuat mesum di kampong mereka.
Beruntung Kades Cikuya yang melihat kejadian itu langsung melaporkannya kepada Polsek Cisoka.
"Dia (SHD) langsung diamankan, kalau enggak bisa mati tuh,” katanya.
Kadis Pendidikan Kabupaten Tangerang, Teteng Jumara membenarkan informasi adanya perbuatan mesum yang dilakukan SHD.
Menurut Teteng, dirinya sudah menginstruksikan kepada Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Solear untuk mencari kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti ada oknum Kepsek melakukan perbuatan mesum, maka akan diberikan sanksi tegas.
"Ini sangat memalukan dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang. Secepatnya saya akan langsung mengambil tindakan," tandasnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews