Connect With Us

Korban Pacul dalam Kemaluan Tak Pernah Bawa Masuk Lelaki

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 15 Mei 2016 | 18:15

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti saat di TKP. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANG-Teman Enno Parihah, 18, korban pembunuhan yang kemaluannya dimasukan pacul,  saat di mess PT Polyta Global Mandiri, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, tidak pernah membawa laki-laki ke dalam kamarnya. Namun, mess khusus karyawati tersebut tidak dijaga petugas keamanan, sehingga siapa pun bisa masuk.

"Kalau ngeliat ada cowok sih enggak pernah. Paling kalau ada yang masuk ke sini karyawan pabrik juga. Tapi biasanya  cuma renovasi mess. Kalau nongkrong-nongkrong enggak ada," kata Selfi, salah satu karyawati yang juga penghuni mess, Minggu (15/5/2016).

Selfi juga mengaku tidak begitu kenal korban. Hanya beberapa kali ngobrol bersama. Karena itu, dia tidak tahu korban punya masalah dengan siapa. "Enggak pernah ngobrol kayak gimana-gimana, cuma biasa saja, tapi emang korban sama IP dekat," katanya.

Menurutnya korban sekamar dengan dua temannya. Saat itu kedua temannya masuk malam, sehingga korban sendirian. Setelah adanya peristiwa pembunuhan tersebut, wanita asal Jawa Timur itu mengaku takut berada di pabrik.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

TEKNO
Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Jumat, 3 April 2026 | 15:20

Masyarakat sudah bisa mencairkan saldo GoPay menjadi uang tunai melalui ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI). Layanan ini hadir sebagai bagian dari kolaborasi BRI dengan ekosistem pembayaran digital untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill