Connect With Us

Urus e-KTP, Warga Kabupaten Tangerang Sampai Tidur di Disdukcapil

Denny Bagus Irawan | Kamis, 25 Agustus 2016 | 14:00

Warga saat mengantre pembuatan e-KTP. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

 

TANGERANGNews.com-Jumlah permintaan perekaman serta, percetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Tangerang membludak.  Warga dari 29 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang, penuhi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kamis (25/8/2016) 

 

Ironisnya, beberapa dari masyarakat sampai rela tidur di lorong hanya untuk menunggu proses pembuatan e-KTP.

 

Hal tersebut terjadi, menyusul adanya pemberian waktu tenggang oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo dalam percetakan dan perekaman e-KTP hingga akhir September 2016.

 

Abih Sulistio misalnya, salah seorang warga di Kecamatan Kronjo. Dia sengaja secara langsung mendatangi Disdukcapil Kabupaten Tangerang, supaya langsung mendapatkan e-KTP.

 

"Sejak pagi buta saya sudah di sini, nganter anak saya yang mau bikin KTP. Saya juga sengaja datang  langsung. Sebab, kalau di kecamatan takut lama, kan katanya sebentar lagi habis," ungkapnya.

 

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tangerang, Dedeh Hadijah mengatakan, sejak adanya pemberian masa tenggang, Disdukcapil Kabupaten Tangerang mampu mencetak hingga kurang lebih 700 e-KTP.

 

"Untuk waktu pembuatan e-KTP itu sekitar tiga menit dan memang banyak banget yang bikin surat administrasi kependudukan terutama e-KTP terlebih sejak ada masa tenggang," ungkapnya.

 

Terkait, permasalah ketersediaan blanko, Disdukcapil Kabupaten Tangerang tak merasa khawatir.

 

"Memang beberapa daerah terkendala akan ketersediaan blanko, tapi Kabupaten Tangerang sudah ada blanko sebanyak 20 ribu yang kami terima dari pusat," ujarnya.

 

Ia pun turut memberi himbauan kepada penduduk Kabupaten Tangerang untuk segera melakukan perekaman E-KTP.

 

"Terkait masa tenggang pembuatan E-KTP, tentu kami himbau masyarakat untuk segera melakukan perekaman karena, kalau batas waktu tersebut sudah lewat, masyarakat akan kesulitan mengurus adminitrasi lainnya seperti, daftar BPJS,” tuturnya. (denny irawan)

 

 

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill