ESDM Buka Peluang Pertamax Turun Lagi, Asal Harga Minyak Dunia Ikut Melandai
Rabu, 17 Juni 2026 | 13:45
Pemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.
TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang mulai menerapkan pembuatan e-KTP tanpa surat pengantar dari RT/RW, hanya fotokopi Kartu Keluarga (KK) sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk percepatan layanan.
Seperti perekaman e-KTP di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Kepadatan warga sudah mulai terlihat sejak pagi. Bahkan nomer antrean sudah ditutup akibat antrean yang cukup banyak.
Namun demikian, masyarakat yang telah melakukan perekaman tidak bisa langsung mendapat fisik e-KTP karena kosongnya blanko di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Sekretaris Kecamatan Cipondoh Syamsudin mengatakan, pihaknya melayani perekaman e-KTP tanpa surat pengantar RT/RW sesuai edaran Mendagri. Meski perekaman berjalan lancar, masyarakat masih harus menunggu fisik e-KTP beberapa bulan.
"Blankonya kosong, itu kan dari Kemendagri, jadi harus menunggu dulu dikirim ke Disdukcapil. Jadi sementara warga diberi surat pengantar dari Kecamatan sebagai ganti e-KTP," tukasnya.
Menurut Syamsudin kekosongan blanko ini sudah terjadi berbulan-bulan lalu. Bahkan banyak warga yang komplain karena belum menerima fisik e-KTP, padahal sudah melakukan perekaman sejak lama.
"Ya kita tidak bisa berbuat apa-apa. Untuk bisa cetak e-KTP kan perlu blanko, sedangkan pengadaan blanko itu aturannya oleh Kemendagri. Kita cuma bisa menunggu," tukasnya.
Sementara salah satu warga, Roby mengaku tidak mengalami kesulitan dalam perekaman e-KTP. Hanya saja antreannya cukup panjang.
"Kalau aturan pembuatan e-KTP cukup pakai fotokopi KK sudah tahu, tapi sosialisasinya masih kurang," jelasnya.
Pemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.
TODAY TAGPenertiban lapak liar di Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS), Jalan Megu, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlangsung ricuh karena mendapat perlawanan dari para pedagang.
Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews