Connect With Us

Bikin KTP di Tangerang 2 Tahun Enggak Jadi-jadi, Wanita Ini Ngadu ke Jokowi

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 30 Januari 2016 | 13:01

Ilustrasi proyek e-KTP (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Kesal karena kakaknya membuat kartu tanda penduduk tidak pernah selesai selama dua tahun, seorang pengguna twiiter

Baby Cindy dengan akun @Baby_Cindyyy , tak tanggung-tanggung melapor ke Presiden Republik Indonesia, Jokowi.

Dia menulis dalam akunnya bahwa yang tak kunjung selesai pembuatan KTP adalah milik kakaknya.  Namun, dia tak menyebutkan di Kecamatan mana dia tinggal dan apa kendalanya.

Berikut aduan Baby ke Jokowi yang juga melalui akun twitter Presiden.  @jokowi Kakak saya bikin e-ktp di tangerang kota udh 2 tahun ga jadi2 pak Cc @tangerangnews @HumasTangerang @AriefWismansyah

 

Jokowi

KAB. TANGERANG
Titik Api Sisa 3,6%, Menteri LH Targetkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Padam Besok

Titik Api Sisa 3,6%, Menteri LH Targetkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Padam Besok

Minggu, 5 Juli 2026 | 19:34

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat meninjau lokasi kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang pada Minggu 5 Juli 2026.

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill