Connect With Us

Bikin KTP di Tangerang 2 Tahun Enggak Jadi-jadi, Wanita Ini Ngadu ke Jokowi

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 30 Januari 2016 | 13:01

Ilustrasi proyek e-KTP (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Kesal karena kakaknya membuat kartu tanda penduduk tidak pernah selesai selama dua tahun, seorang pengguna twiiter

Baby Cindy dengan akun @Baby_Cindyyy , tak tanggung-tanggung melapor ke Presiden Republik Indonesia, Jokowi.

Dia menulis dalam akunnya bahwa yang tak kunjung selesai pembuatan KTP adalah milik kakaknya.  Namun, dia tak menyebutkan di Kecamatan mana dia tinggal dan apa kendalanya.

Berikut aduan Baby ke Jokowi yang juga melalui akun twitter Presiden.  @jokowi Kakak saya bikin e-ktp di tangerang kota udh 2 tahun ga jadi2 pak Cc @tangerangnews @HumasTangerang @AriefWismansyah

 

Jokowi

HIBURAN
Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:59

Suzuki XL7 terbaru menjadi salah satu mobil yang paling banyak menarik perhatian pengunjung selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

KAB. TANGERANG
DLHK Tangerang Pastikan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tidak Pengaruhi Proyek PSEL

DLHK Tangerang Pastikan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tidak Pengaruhi Proyek PSEL

Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:21

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang memastikan kebakaran yang sempat melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin tidak mengganggu pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill