Connect With Us

Bikin KTP di Tangerang 2 Tahun Enggak Jadi-jadi, Wanita Ini Ngadu ke Jokowi

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 30 Januari 2016 | 13:01

Ilustrasi proyek e-KTP (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Kesal karena kakaknya membuat kartu tanda penduduk tidak pernah selesai selama dua tahun, seorang pengguna twiiter

Baby Cindy dengan akun @Baby_Cindyyy , tak tanggung-tanggung melapor ke Presiden Republik Indonesia, Jokowi.

Dia menulis dalam akunnya bahwa yang tak kunjung selesai pembuatan KTP adalah milik kakaknya.  Namun, dia tak menyebutkan di Kecamatan mana dia tinggal dan apa kendalanya.

Berikut aduan Baby ke Jokowi yang juga melalui akun twitter Presiden.  @jokowi Kakak saya bikin e-ktp di tangerang kota udh 2 tahun ga jadi2 pak Cc @tangerangnews @HumasTangerang @AriefWismansyah

 

Jokowi

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill