Connect With Us

Bikin KTP di Tangerang 2 Tahun Enggak Jadi-jadi, Wanita Ini Ngadu ke Jokowi

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 30 Januari 2016 | 13:01

Ilustrasi proyek e-KTP (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Kesal karena kakaknya membuat kartu tanda penduduk tidak pernah selesai selama dua tahun, seorang pengguna twiiter

Baby Cindy dengan akun @Baby_Cindyyy , tak tanggung-tanggung melapor ke Presiden Republik Indonesia, Jokowi.

Dia menulis dalam akunnya bahwa yang tak kunjung selesai pembuatan KTP adalah milik kakaknya.  Namun, dia tak menyebutkan di Kecamatan mana dia tinggal dan apa kendalanya.

Berikut aduan Baby ke Jokowi yang juga melalui akun twitter Presiden.  @jokowi Kakak saya bikin e-ktp di tangerang kota udh 2 tahun ga jadi2 pak Cc @tangerangnews @HumasTangerang @AriefWismansyah

 

Jokowi

TANGSEL
 339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:30

Sepanjang 8 Juli hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 339.200 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:35

Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill