Connect With Us

Begal di Tangerang Jalani Ritual Khusus Sebelum Beraksi

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 30 Januari 2016 | 04:14

Pelaku begal motor yang ditangkap petugas Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang. (Dira Derby / Tangerangnewscom)

 

 

TANGERANG-Dua dari empat begal motor yang ditangkap Polsek Jatiuwung pada Selasa (26/1/2016) lalu, ternyata mempunyai ritual khusus. Tersangka berinisial R dan Y yang berasal dari Lampung ini telah didoakan oleh keluarganya sebelum berangkat ke kawasan Tangerang untuk menjadi begal.

 

"Jadi di kampung halamannya, mereka didoakan dulu oleh keluarganya. Mungkin supaya aksi begal mereka lancar. Ritual itu juga membuat mereka berani dan nekat melakukan kejahatan," jelas Kapolsek Jatiuwung Kompol Dermawan Karosekali, Jumat (29/1/2016).

 

Menurut Dermawan, tersangka R dan Y bersama rekannya D dan G kerap beraksi di kawasan Tangerang dan Jakarta. Mereka memulai aksinya sejak tahun 2011. Biasanya mereka mengincar motor yang melintas sendirian di tempat sepi pada dini hari hingga menjelang subuh.

 

"Pengakuan mereka sudah beraksi lebih dari lima kali. Mereka juga sadis, tidak segan melukai korbannya. modusnya merka memepet motor korban lalu menendangnya, jika tidak jatuh, mereka akan membacok tubuh korban dengan golok yang sudah disiapkan," paparnya.

 

Keempat pelaku sendiri ditangkap setelah adanya laporan dari korban yang dibegal di Jalan Industri Raya, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Selasa (26/1/2016), sekitar pukul 23.30 WIB. Korban yang ketika itu tengah mengantar pacarnya pulang dipepet dan ditodong senjata tajam oleh pelaku. Karena takut, korban akhirnya menyerahkan sepeda motor Yamah V-Ixion nopol B-6713-CWT miliknya.

 

“Mendapat laporan dari korban, kita langsung kejar pelaku malam itu juga. anggota Tim Buser melihat pengendara sepeda motor yang gerak-geriknya mencurigakan, kemudian mengejarnya hingga satu pelaku yakni R berhasil ditangkap setelah jatuh ke selokan,” kata Dermawan.

 

Dari keterangan R, pihaknya kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap tiga rekannya yakni G, D dan Y di kontrakan di Balaraja, Kabupaten Tangerang. Dari penangkapan pelaku berhasil diamankan empat senjata tajam, tiga unit motor dan uang sisa hasil penjualan motor curian sejumlah Rp740 ribu.

 

“Kami masih mengembangkan kasus ini karena diduga masih ada tersangka lain,” katanya.

 

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill