Connect With Us

BNN Sita 100 Kg Sabu di Kosambi Tangerang

Denny Bagus Irawan | Selasa, 15 November 2016 | 20:00

Barang bukti narkoba jaringan internasional yang diamankan petugas BNN. Dua mayat pelaku masih berada di dalam mobil tersebut. (@tangerangnews.com / Raden Bagoes Irawan)



TANGERANGNEWS.com-Petugas BNN berhasil menyita 100 Kilogram Sabu dan Happy Five (ekstasi) sebanyak 312.000 atau enam karung.
Hal itu dijelaskan Direktur Tindak Kejar BNN Brigjen Eko Daniyanto  saat dikonfirmasi.

"Benar ini, diduga jaringan internasional, ada anggota TNI juga. Jaringan Taiwan. Kami menyita 100 Kg sabu dan happy five sebanyak
 312.000 butir ekstasi," ujarnya. Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati bandar narkoba jaringan Internasional di depan pos II sentra pergudangan

"Kami akan kembangkan lagi," ujarnya.

Kosambi, Desa Kosambi Timur, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Selasa (15/11/2016) sore.  Dari tiga orang pelaku, dua diantaranya ditembak mati karena melawan. Awal penembakan terjadi ketika aparat BNN mencoba memberhentikan kendaraan yang digunakan pelaku yakni Mobil Avanza bernomor  B-1754-PRL, warna Hitam. Ketika keluar dari Gudang Blok. H.5 J petugas BNN menyuruh pengendara Mobil untuk berhenti dan meminta para penumpangnya untuk turun.

Namun, salah satu pelaku yan duduk di bangku belakang  melakukan penembakan ke arah  petugas.  Sehingga Petugas melakukan penembakan ke dalam mobil. Sehingga dua orang pelaku tewas. Sedangkan seorang pelaku Warga Negara China diamankan. Setelah diamankan, selanjutnya petugas melakukan pengembangan. Hasilnya,  dari dalam mobil itu ditemukan tas koper yang di dalamnya berisi Narkoba jenis Sabu.
 
Seorang warga Negara China itu diketahui identitasnya bernama Yeh Jen Che Eh. Sedangkan dua orang lagi yang tewas ditembak diketahui bernama Zamroni Aidilah seorang anggota TNI Angkatan Udara berpangkat Prak Satu orang lagi hingga kini belum diketahui namanya. Diduga pria tersebut adalah warga negara sipil. (RAZ)

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

TEKNO
Waspada! Foto Diri Bisa Jadi Sasaran Empuk Manipulasi AI Jadi Konten Asusila

Waspada! Foto Diri Bisa Jadi Sasaran Empuk Manipulasi AI Jadi Konten Asusila

Senin, 19 Januari 2026 | 19:04

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang baru saja mengeluarkan peringatan keras bagi warga untuk mewaspadai tren penyalahgunaan AI, yang mampu mengubah foto biasa menjadi konten asusila atau pornografi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill