Connect With Us

Warga Tangerang Kangen Jalan Raya Legok Mulus

Denny Bagus Irawan, Dena Perdana | Selasa, 22 November 2016 | 18:00

Parahan beton di Jalan Raya Legok. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Sejumlah warga di sekitar Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang kangen ingin segera melihat Jalan Raya Legok menjadi mulus seperti Jalan Raya Serpong.

“Kapan ya Jalan Legok bisa mulus seperti Jalan di Serpong. Dari zaman dahulu sampai sekarang kami memimpikannya,” ujar Dian Indriyani Rosa warga Perumahan Legok Permai saat ditemui wartawan TangerangNews.com, hari ini, Selasa (22/11/2016).

Warga atau pengendara Jala Raya Legok memang sudah lama mengeluhkan kondisi jalan yang sudah tidak karuan itu.  Padahal, jalan tersebut merupakan jalan utama penghubung antara kawasan Lippo Karawaci dengan Gading Serpong serta ke Bogor Jawa Barat.

“Lihat, lubangnya banyak sekali di mana-mana, belum lagi retak. Ini mobil bagus pun rusak lewat jalan ini,” ujar Dian.

Hal itu juga diserukan Togam Pasaribu, seorang pemilik beberapa cluster di wilayah tersebut. Menurutnya, pengendara tidak bisa memacu kendaraannya dengan cepat di Jalan Raya Legok.

Selain karena kondisi jalan yang retak dan bergelombang, banyak pasir serta kerikil di bagian pinggir dan tengah jalan yang bisa memicu bahaya jika ada kendaraan dengan kecepatan tinggi.

“Apalagi saat dalam keadaan hujan turun, airnya menggenangi lubang jalan. Kalau enggak hapal akan lubang, wah bisa-bisa kacau. Makanya banyak pengendara yang ambil jalan nekat, padahal bukan jalurnya tapi dia tetap ambil mengambil jalur berlawanan arah,” ujarnya.

Hal itu tentu menyebabkan jalan itu menjadi rawan kecelakaan. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Slamet Budi mengaku, pihaknya telah memperbaiki sejumlah titik kerusakan di sepanjang Jalan Raya Legok. Bahkan, telah dianggarkan sebesar Rp 5 miliar dana khusus untuk perbaikan Jalan Raya Legok dalam APBD Kabupaten Tangerang tahun 2016.

"Beberapa titik sudah dibongkar. Lokasi yang kondisinya rusak parah juga sudah diperbaiki. Penanganannya memang dilaksanakan bertahap, jadi sekarang masih proses perbaikan," ucap Slamet.

 

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill