Connect With Us

Diserahkan Kabupaten Tangerang, Jalan Raya Legok Mulai Diperbaiki

Denny Bagus Irawan | Kamis, 14 Juli 2016 | 14:00

Jalan Raya Legok, Tangerang, Banten. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Jalan Raya Legok di wilayah Kabupaten Tangerang yang sebelumnya menjadi kewenangan Provinsi Banten kini mulai digarap Pemkab Tangerang untuk diperbaiki.  Jalan sepanjang 8,82 Kilometer itu diperbaiki setelah Pemerintah Provinsi Banten menyerahkan jalan sepanjang 8,82 kilometer tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Slamet Budi mengatakan, perubahan status Jalan Raya Legok menjadikan pihaknya kini memiliki kewenangan penuh atas jalan itu.

Budi menuturkan,  Kabupaten Tangerang menganggarkan Rp 5 miliar untuk perbaikan jalan yang rusak dari pertigaan Karawaci hingga pertigaan tugu Legok tersebut.

”Anggaran tersebut untuk perbaikan jalan rusak saja,” terangnya.

Dikuinya, anggaran itu memang masih minim untuk perbaikan jalan utama itu. Sebab, kondisi jalan sudah rusak parah dan harus segera ditangani. Sebenarnya, menurut dia, anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan Jalan Raya Legok sebesar Rp 300 miliar. Karenanya, diperbaiki secara bertahap. Sebab tidak mungkin mengandalkan dana APBD Kabupaten Tangerang. Pihaknya, berencana  akan melibatkan pengembang dan perusahaan industri yang berada di sekitar Karawaci dan Legok.

Tahun depan, kata Budi, pelebaran jalan tersebut akan dimulai. Jalan Raya Legok akan dilebarkan dari 7 meter menjadi 30 meter.

 

"Target kami pelebaran jalan ini bisa rampung dalam 3-5 tahun ke depan,"katanya.

 

Kabid Perencanaan DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah mengatakan, dengan pelebaran jalan tersebut, jalan Raya Legok akan dibuat empat lajur. "Dilengkapi marka jalan dan pedestrian di kanan kiri jalan,"katanya.

 

Bagi Kabupaten Tangerang, jalan Raya Legok adalah sumbu utama perekonomian wilayah itu. Kerusakan jalan yang tidak kunjung diperbaiki dianggap menganggu perkembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi diwilayah tersebut. Selain menghubungkan Kabupaten dengan Kota Tangerang, jalan ini merupakan akses utama menuju sentra perekonomian Kabupaten Tangerang yaitu kecamatan Kelapa Dua. Wilayah ini kini sedang tumbuh dan berkembang menjadi pusat bisnis dan niaga baru.

 

Bahkan, disatukannya kawasan Bumi Serpong Damai, Paramount Serpong, Summarecon Serpong dan Lippo Karawaci menjadikan wilayah ini sebagai segitiga emas Tangerang.

 

NASIONAL
Bukan Jumat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu 21 Maret

Bukan Jumat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu 21 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

BANTEN
Menhub Sebut Rabu Malam Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Menhub Sebut Rabu Malam Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:03

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut puncak arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, malam, lalu.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill