Connect With Us

Pilot Oplosan yang ditangkap di Tangerang Sudah Dicari sejak 2015

Denny Bagus Irawan | Senin, 2 Januari 2017 | 00:00

Pilot Gadungan. (@TangerangNews.com 2017 / Raden Bagus Irawan)



TANGERANGNews.com-Ridho Ruslan seorang pilot oplosan diketahui memiliki nama asli Muhammad Rifani. Hal itu diketahui dari seorang wanita berinisial Mell yang mengaku mengenal betul Ridho dan keluarganya.

“Nama aslinya muhammad rifani asal Banjarmasin. Saya tau betul dgn dia dlu saya jga pernah ditipu
Saya tau keluarganya.  Kalo dia ngaku namanya rido atau siapalah. Itu semua bohong,” tulis Mell dalam sebuah laman.

“Dia memakai nama rido mungkin terinspirasi dr nama kaka saya, krna dlu dia smpat dekat dengan keluarga saya. Nama roeslan adalah nama temannya sewaktu dibanjarmasin. Semunya bohong
Saya kenal banget siapa dia dan keluarganya,” tulisnya lagi.

Baca Juga : Kisah Pilot Gadungan, 50 Pramugari Ditipu & Pernah Kredit Mobil Tapi Bermasalah


Sang pilot gadungan itu rupanya juga sudah dicari sejak Mei 2015 lalu oleh seseorang bernama Muh Rais. “Saya jg menjdi korban penipuan ybs,sy membutuhkan info keberadaan org ini krn sy ditipu 47 jt,” tulis Rais yang mengkomentari sebuah laman pada 15 Mei 2015.

Pilot Gadungan yang mengaku dengan nama Ruslan ini bukan hanya sekedar mengaku pilot, ia pun memanfaatkan profesi gadungannya untuk menipu para korban yang di incarnya, sudah lebih dari 10 orang korban yang berhasil di tipunya daan mereka yang menjadi korbanya sebagian besar para awak kabin (Cabin Crew).

Menurut cerita yang di dapat dari awak kabin yang enggan disebutkan namanya, Pilot Gadungan tersebut bukan hanya menipu para korbanya ia pun dapat leluasa masuk kedalam pesawat dan ikut terbang dengan rute Jakarta – Banjarmasin.

Baca Juga : Sering Bergaya Bak Pilot, Pria Ganteng Ini Suka Menipu & Mencuri di Tangerang

Dengan bermodalkan tampang dan kepercayaan dirinya Pilot Gadungan itu bisa mengelabui system keamanan yang ada di Bandara. Cerita tentang dirinya tidak sampai di situ. Seorang karyawan dari showroom mobil bernama Indri menyatakan, pernah Ridho ingin kredit mobil.

“Awalnya dia bawa mobil sedan lengkap dengan sopir datang ke Shoowroom di Tangerang. Tapi kemudian saat dalam proses, dia menggunakan KTP hanya foto, bukan aslinya. Dia membawa uang agak menyakinkan, hampir semua TDP dipenuhinya,” ujar Indri.

Namun, begitu diproses. Dia tak pernah membayar kekurangan lagi TDP-nya. Dia lalu membatalkan. “Tak lama istrinya datang, mengaku habis dipukuli dia. Mukanya  sang istri bengep-bengep. Sang istri minta agar tidak dipercaya, karena dirinya sendiri sudah dipotorin uangnya hingga habis-habisan,” ujar Indri.

Kecendrungan Ridho terbiasa melancarkan aksinya kepada wanita. Dia mengaku kepada Indri bahwa dia sudah resign dari pekerjaannya sebagai pilot di Garuda Indonesia karena gajinya kecil Rp40 juta.

 “Tetapi omongannya berbeda-beda setiap cerita. Makanya, sebelum dia datang ke showroom lagi, saya browsing nama dia, ternyata dia penipu,” ujarnya. 

TEKNO
Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Rabu, 29 April 2026 | 08:42

Platform milik Elon Musk kembali meluncurkan layanan baru di sektor komunikasi, bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia secara global dan sudah bisa digunakan oleh sebagian pengguna, termasuk di Indonesia.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Selasa, 28 April 2026 | 20:28

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengintegrasikan layanan publik ke dalam satu ekosistem digital.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Relokasi Kabel Optik Semrawut di 15 Ruas Jalan Tanpa Dana APBD

Pemkab Tangerang Relokasi Kabel Optik Semrawut di 15 Ruas Jalan Tanpa Dana APBD

Rabu, 29 April 2026 | 15:20

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memulai proyek pembenahan infrastruktur estetika kota melalui relokasi kabel udara fiber optik menjadi kabel tanam bawah tanah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill