Petugas BPBD Kota Tangerang Dibekali Motor untuk Respon Cepat dan Jangkau Gang Sempit
Selasa, 4 Agustus 2026 | 16:44
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengambil langkah taktis dalam memperkuat sistem ketahanan dan mitigasi bencana di wilayahnya.
TANGERANGNews.com-Akses jalan Seglok di Kampung Seglok, Desa Cogreg, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terputus karena banjir, akibatnya jalan tersebut sama sekali tidak bisa dilintasi oleh kendaraan maupun warga.
Dikatakan Yaya, warga setempat, banjir mulai terjadi Selasa (21/07/2017) jam 03.00 WIB dini hari. Banjir tersebut disebabkan karena sungai Cimanceuri meluap.
"Kalau sungai Cimanceuri meluap, disini pasti banjir," katanya, Rabu (22/2/2107). Menurut Yaya, akibat dari banjir tersebut, dua rumah sudah teredam, sementara aktivitas warga juga terganggu.
"Warga yang hendak beraktivitas harus mencari jalan alternatif," tambahnya. Menurut Yaya, biasanya jika terjadi banjir ada bantuan perahu karet dari Pemkab Tangerang untuk membantu warga melintas.
"Tapi sampai saat ini belum ada bantuan perahu karet, mungkin belum ada yang laporan," terangnya. Dari pantauan TangerangNews.com pada pukul 12.00 sampai pukul 12.45WIB, kondisi ketinggian air semakin tinggi.
"Biasanya bisa tiga sampai empat hari banjir seperti ini terjadi, tergantung kondisi dari luapan air di sungai Cimanceuri," pungkasnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengambil langkah taktis dalam memperkuat sistem ketahanan dan mitigasi bencana di wilayahnya.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews