Connect With Us

Cimanceuri Meluap, Akses Jalan Seglok Tangerang Terputus

Mohamad Romli | Rabu, 22 Februari 2017 | 15:00

Cimanceuri Meluap, Akses Jalan Seglok Tangerang Terputus (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNews.com-Akses jalan Seglok di Kampung Seglok, Desa Cogreg, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terputus karena banjir, akibatnya jalan tersebut sama sekali tidak bisa dilintasi oleh kendaraan maupun warga.


Dikatakan Yaya, warga setempat, banjir mulai terjadi Selasa (21/07/2017) jam 03.00 WIB dini hari. Banjir tersebut disebabkan karena sungai Cimanceuri meluap.

"Kalau sungai Cimanceuri meluap, disini pasti banjir," katanya, Rabu (22/2/2107). Menurut Yaya, akibat dari banjir tersebut, dua rumah sudah teredam, sementara aktivitas warga juga terganggu.

"Warga yang hendak beraktivitas harus mencari jalan alternatif," tambahnya. Menurut Yaya, biasanya jika terjadi banjir ada bantuan perahu karet dari Pemkab Tangerang untuk membantu warga melintas.

"Tapi sampai saat ini belum ada bantuan perahu karet, mungkin belum ada yang laporan," terangnya. Dari pantauan TangerangNews.com pada pukul 12.00 sampai pukul 12.45WIB, kondisi ketinggian air semakin tinggi.

"Biasanya bisa tiga sampai empat hari banjir seperti ini terjadi, tergantung kondisi dari luapan air di sungai Cimanceuri," pungkasnya.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill