Connect With Us

Kembali Turap Roboh di Tangsel

Mohamad Romli | Rabu, 22 Februari 2017 | 10:00

Turab di Kota Tangsel roboh karena diterjang longsor. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNews.com-Persoalan turab roboh kembali terjadi di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Hujan di sana pada Selasa (21/2/2017) kemarin tidak saja membuat banjir di beberapa titik. Bahkan menimbulkan longosoran material tanah dan merobohkan turap yang ada.

Hal itu terjadi di Perumahan Vila Dago Tol Blok C 26/27, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Tangsel.  Longsor menyebabkan dinding turap setinggi 10 meter pada pada sore hari. Akibat longsor tersebut, saung milik warga setempat pun menjadi rusak parah. Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Bambang menjelaskan, longsor yang terjadi di perumahan itu begitu cepat. Penyebabnya lantaran intensitas hujan yang tinggi
"Tak ada korban jiwa. Memang saat itu dalam keadaan hujan deras," ujar Bambang Rabu (22/2/2017).

Pihaknya menyatakan, kondisi hujan yang masih berpotensi turun kembali memang menyebabkan kontur tanah di sejumlah wilayah Kota Tangsel membuat rawan longsor.

"Kami telah melakukan pendataan terhadap wilayah-wilayah rawan longsor di Tangsel . Seperti wilayah Kecamatan Setu, Kademangan dan beberapa titik lainnya," ujarnya.


Seringnya wilayah Kota Tangsel mengalami longsor, diharapkan warga untuk segera Pemkot Tangsel melakukan penanganan awal. "Sebelum jebol seharusnya sudah ada antisipasi, " ujar Sandra warga sekitar.

HIBURAN
Catat Beragam Promo Mulai Rp70 dari Danamon

Catat Beragam Promo Mulai Rp70 dari Danamon

Selasa, 7 Juli 2026 | 22:07

Menyambut hari jadinya yang ke-70 pada 16 Juli 2026, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) siap memanjakan para nasabahnya.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill