Connect With Us

Apes, pelaku kempes ban di Legok saat masuk ke mobil ketahuan istri

Rangga Agung Zuliansyah, Yudi Adiyatna | Sabtu, 29 April 2017 | 12:00

Pelaku modus kempes ban bernasib sial karena ketahuan istri korban saat mengambil tas di dalam mobil. (@tangerangnews 2017 / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Salah satu pelaku perampasan modus kempes ban dikeroyok massa setelah gagal melakuan aksinya di Jalan Raya Legok, Kampung Anggris, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/4/2017). Sebab, saat dia masuk ke dalam mobil ketahuan istri korban.


Berdasarkan informasi, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini beraksi bersama tiga rekannya menggunakan sepeda motor sekitar pukul 11.16 WIB. Diduga aksi mereka sudah terencana. Mereka terlebih dahulu menggembosi ban mobil milik korban yang sudah menjadi target.


Saat pemilik mobil keluar untuk menambal ban di sisi Jalan Raya Legok. Para pelaku langsung beraksi untuk mencuri barang-barang yang ada di dalam mobil. Namun ternyata di dalam mobil ada istri korban. Dia pun berteriak saat tasnya hendak dirampas. “Sempat terjadi tarik-tarikan tas antara korban dengan pelaku,” kata saksi, Kumkum.

Warga sekitar yang melihat aksi pencurian itu langsung berusaha menangkap pelaku. Tiga pelaku berhasil kabur dari kejaran warga, sedangkan salah satunya  tertangkap. Pelaku langsung dikeroyok dan ditelanjangi oleh warga yang emosi.


 “Pelaku ngakunya anak Curug. Sama warga dibawa ke Polsek Kelapa Dua,” jelas Kumkum. Kapolsek Kelapa Dua Kompol Endang Sukmawijaya membenarkan adanya aksi pelaku perampasan yang ditangkap warga tersebut. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek dan tengah dalam pemeriksaan.


“Kita belum tahu data dan kronologisnya, masih diperiksa,” ujarnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

KAB. TANGERANG
Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Selasa, 5 Mei 2026 | 21:24

Sebanyak tujuh jamaah calon haji asal Provinsi Banten Banten gagal berangkat ke tanah suci dan dipulangkan dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang lantaran tidak istitha'ah atau tidak memenuhi syarat kemampuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill