Connect With Us

Melintasi Rel Tanpa Palang Pintu, Atang Tewas Tersambar Kereta di Cisauk

Yudi Adiyatna | Senin, 1 Mei 2017 | 10:00

Tampak Motor Honda Revo dengan no pol B 6654 GFV milik korban, yang tertabrak kereta api dii Cisauk rusak parah , Senin (1/5/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria tersambar Kereta di Desa Ciletik, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Senin 1 Mei 2017. Pria tersebut diketahui bernama Atang yang sudah berusia 50 tahun.

Pria asal Bojong Gambir, Tasikmalaya itu tewas di lokasi kejadian ketika sedang melintasi perlintasan kereta tanpa palang pintu.

Dia dan sepeda motornya Honda Revo Nonor Polisi B 6654 GFV tak berbentuk lagi setelah terseret sepanjang 50 Meter sejak tersambar kereta, sekitar pukul 07.20 WIB.

"Korban meninggal di TKP Pukul 07.20. Saat ini korban di bawa ke RS Selaras Cisauk oleh keluarganya," kata Aiptu Sarmani Petugas Laka Lantas Polsek Cisauk.

Selain itu,  Sarmani menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengumpulan informasi terkait kecelakaan yang menimpa Atang.

"Kami masih mencari informasi dan keterangan dari warga juga saksi di lokasi kejadian perihal penyebab kecelakaan tersebut,"  tukas Sarmani. (RAZ)

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KAB. TANGERANG
Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:32

Obat-obatan di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan harga hingga 20 persen akibat melonjaknya harga BBM yang disebabkan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill