Connect With Us

Pengguna Kereta Keluhkan Commuterline Rangkasbitung

Yudi Adiyatna | Selasa, 4 April 2017 | 15:00

Pengguna Kereta Lokal Mengeluhkan mengenai kereta Commuterline dari Serpong sampai Rangkasbitung, Tangerang, Selasa (04/4/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com- Pasca diresmikannya Trayek kereta Commuterline Relasi Tanahabang-Rangkasbitung per 1 April 2017 kemarin, beberapa pengguna Kereta lokal justru mengeluhkan pengoperasian Commuterline tersebut.

Seperti yang diungkapkan Saedih warga Tenjo yang sehari-hari menggunakan Kereta lokal menuju Serpong. Dia mengeluhkan tidak adanya toilet dalam kereta Commuterline dibandingkan kereta lokal sebelumnya.

"Sekarang kita susah mas, jarak dari Tenjo sampai Tanahabang itu hampir dua jam perjalanan. Kalau mau buang air terpaksa turun dulu ke stasiun, repot kan," keluh Saedih.

Senada dengan Saedih,  Maman warga Rangkasbitung yang setiap hari berjualan sayur di pasar Serpong mengeluhkan tidak bisa membawa banyak barang dagangan di kereta Commuterline.

"Sekarang saya gak bisa bawa barang dagangan (sayuran) banyak kang. Mau bawa hewan ternak untuk dijual saja dilarang masuk kereta. Harus ada solusi dari PT KAI supaya kami juga tidak dirugikan," katanya.

Sementara itu Adit petugas PT KAI yang ditemui di Stasiun Serpong menolak untuk berkomentar. "Kalau untuk media silahkan ke Cikini/Juanda mas kantor pusat untuk keterangan apapun," tandas Adit.

WISATA
Nikmati Kuliner dengan Panorama Kota dari Ketinggian di Langit Rasa Nuansa Serpong

Nikmati Kuliner dengan Panorama Kota dari Ketinggian di Langit Rasa Nuansa Serpong

Jumat, 10 April 2026 | 16:01

Pengalaman bersantap dengan nuansa berbeda kini bisa dinikmati di Nuansa Hotel & Serviced Apartment Serpong.

NASIONAL
PLN Jaga Pasokan Listrik Saat WFH, Layanan Tambah Daya Bisa Diakses Lewat PLN Mobile

PLN Jaga Pasokan Listrik Saat WFH, Layanan Tambah Daya Bisa Diakses Lewat PLN Mobile

Jumat, 10 April 2026 | 20:21

PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill