Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNews.com-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang mengungkapkan tahap pembebasan lahan untuk proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah mencapai 80,29 persen.
Proyek pembangunan akses kereta menuju Bandara Soekarno Hatta, Tangerang terus dikebut. Baik itu proses pembebasan lahan mau pun pembangunan infrastruktur. Hingga Jumat (25/11/2016) sisa bidang milik warga yang terkena dampak dalam pembebasan lahan, total sebanyak 27 bidang yang terdiri dari 6 Kelurahan di Kota Tangerang yang sudah dibayarkan.
"Masih ada 263 bidang lagi yang belum dibebaskan. Kami akan mempercepat sisanya ini," ujar Badrusalim Kepala BPN Kota Tangerang, Jumat (25/11/2016).
Lahan yang belum dibebaskan itu meliputi kawasan Batujaya, Batusari, Belendung, Karangsari, Poris Plawad, dan Tanah Tinggi. Pihaknya mengaku pihaknya akan terus mengejar untuk melakukan pembayaran terhadap sisa bidang yang lahannya belum dibebaskan, yakni seluas 72.869 meter persegi."Pekan depan akan ada pembayaran lagi," ucapnya.
Diakuinya, ada beberapa kendala dalam pembebasan lahan. Seperti tanah yang terhimpit, pencarian pengganti lahan untuk relokasi, dan prosedur pembayaran harus sesuai hukum.
"Semua harus sesuai dengan prosedur hukum yang ada," kata Badrusalim.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.
Paramount Gading Serpong memperkenalkan ‘The Finest Commercial Selection’, rangkaian tiga produk komersial baru yang menyasar kebutuhan pelaku usaha dan investor.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar sindikat produksi uang palsu di kawasan Pergudangan Industri Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews