Imbas Konflik Timur Tengah, Stok BBM di Indonesia Sisa 20 Hari
Rabu, 4 Maret 2026 | 08:23
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih mencukupi untuk 20 hari ke depan.
TANGERANGNews.com-PT Angkasa Pura II menyatakan, progress pembangunan rel kereta di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini telah mencapai 65 persen.
Public Relation Manager PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, pembangunan rel kereta sejalan dengan pembangunan Integrated Building sebuah tempat di mana moda transportasi di seluruh area Bandara Soekarno-Hatta terkoneksi di gedung itu. “Dan saat ini, progressnya sudah mencapai 65 persen sampai dengan tanggal 20 November 2016,” ujar Yado, hari ini.
Pembangunan integrated building terlihat dari luar sudah terpasang rangkanya. Terlihat tiang tinggi dan lapisan beton yang membagi antara bagian dasar dengan bagian di sebelah atas bangunan. Disisi sebelahnya terlihat susunan bantalan rel kereta api dan beberapa peron yang telah dibangun di dalam Integrated Building tersebut.
“Semua akan terkoneksi melalui integrated building, tidak hanya kereta bandara tetapi juga kereta tanpa awak atau Automatic People Mover System,” ujarnya.
Proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Integrated Building sedianya disiapkan dalam rangka menyambut pagelaran Asian Games tahun 2018. Nantinya, pengguna jasa bandara dapat menuju Bandara Soekarno-Hatta menggunakan kereta dari Stasiun Manggarai dan sebaliknya dari bandara ke Jakarta.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih mencukupi untuk 20 hari ke depan.
TODAY TAGJejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.
Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.
Kasus campak di Kota Tangerang mengalami peningkatan sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Tren kenaikan tersebut terpantau cukup signifikan dan masih fluktuatif setiap minggunya, dengan jumlah kasus mencapai ratusan setiap bulan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews